Indonesia Disebut Berminat Beli 48 Jet Tempur Dassault Rafale

Kompas.com - 21/01/2020, 12:58 WIB
Pesawat tempur Angkatan Laut Perancis, Rafale, yang mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda di Aceh pada Sabtu (18/5/2019). KOMPAS.com/ RAJA UMARPesawat tempur Angkatan Laut Perancis, Rafale, yang mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda di Aceh pada Sabtu (18/5/2019).

KOMPAS.com - Indonesia dikabarkan berminat membeli 48 pesawat jet tempur Rafale dari Perancis. Kabar ini diberitakan oleh situs berita Prancis, La Tribune pada 17 Januari lalu.

Menurut La Tribune, dikutip KompasTekno, Selasa (21/1/2020), minat pemerintah Indonesia kepada jet tempur Rafale diutarakan oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan ke Prancis.

Menurut sumber internal La Tribune, pembelian ini bakal diwujudkan dalam kesepakatan antar-pemerintah Perancis dan Indonesia, yang diharapkan bisa dicapai dalam waktu dekat.

Namun, Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono dilansir Antara menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari negara luar, seperti yang diberitakan.

"Kita beli dari luar? Belum," kata Trenggono saat mmeninjau pameran alutsista di Kantor Kementerian Pertahanan, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: TNI-AU Bisa Miliki Jet Tempur F-16 Tercanggih

Rafale adalah jet tempur multirole buatan Dassault Aviation. Pesawat bermesin ganda (twin-engine) ini memiliki ciri khas sayap delta dan canard (sayap kecil) di depan bagian bawah kokpit.

Pesawat ini telah memiliki banyak pengalaman di medan perang, seperti di Afghanistan, Libya, Mali, Irak, dan Suriah.

Pesawat tempur Dassault Rafale terlihat di Terminal Selatan Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Dassault Rafale adalah pesawat tempur serbaguna generasi ke-4.5, bermesin dua, dan bersayap delta asal Perancis.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pesawat tempur Dassault Rafale terlihat di Terminal Selatan Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Dassault Rafale adalah pesawat tempur serbaguna generasi ke-4.5, bermesin dua, dan bersayap delta asal Perancis.
Nama Rafale sendiri sudah didengung-dengungkan bakal diboyong ke Indonesia, sejalan dengan dipensiunkannya armada pesawat F-5E/F II Tiger milik TNI-AU, pada 2015 lalu.

Selain Rafale, kandidat pengganti F-5E/F II TNI AU antara lain adalah F-16 Block 60 dari Amerika Serikat, Su-35 dari Rusia, Eurofighter Typhoon dari konsorsium Eropa, serta Saab Gripen dari Swedia.

Dassault Rafale sendiri sudah beberapa kali mampir ke Indonesia di pangkalan udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, seperti pada 2015 lalu. Saat itu, Angkatan Udara Perancis sempat mendemonstrasikan kebolehan jet tempurnya itu di langit Halim.

Baca juga: Indonesia Jadi Negara Prioritas Airbus A400M di Asia Pasifik

Kemudian pada 2018, Rafale AU Perancis kembali singgah di Halim Perdanakusuma, bersamaan dengan pesawat angkut Airbus A400M yang kabarnya juga diminati oleh pemerintah RI.

Pada 2019, tujuh Rafale Angkatan Laut Perancis melakukan pendaratan darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, akibat cuaca buruk.

Selain pesawat jet tempur Rafale, La Tribune juga memberitakan pemerintah Indonesia tertarik membeli kapal selam Scorpene.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber La Tribune
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X