Kompas.com - 20/02/2020, 15:50 WIB
Smartphone lipat generasi kedua Samsung, Z Flip. WAHYUNANDA KUSUMA/KOMPAS.comSmartphone lipat generasi kedua Samsung, Z Flip.

JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung telah meluncurkan ponsel lipat keduanya, Galaxy Z Flip pada pekan lalu. Setelah diumumkan, pre-order Galaxy Z Flip langsung dibuka di Indonesia dan dijual dengan harga Rp Rp 21.888.000.

Harganya memang lebih murah dibanding pendahulunya, Galaxy Fold, tapi bukan berarti biaya servisnya murah. Sebab, apabila layar utama rusak, biaya servisnya bisa mencapai Rp 6-7 juta. Biaya servis ini lebih murah dibanding Galaxy Fold yang mencapai Rp 9 juta.

Namun, pemilik Galaxy Z Flip tidak perlu khawatir. Verry Octavianus Wijaya, Samsung Mobile Product Manager Samsung Electronics Indonesia, mengatakan Samsung memberikan garansi khusus saat pembelian, yakni Premier Galaxy Z Flip selama satu tahun.

"Konsumen bisa melakukan garansi selama satu tahun untuk mengklaim jika terjadi sesuatu. Dan hanya membayar maksimum Rp 1,6 juta," jelas Verry dalam acara Preview Galaxy Z Flip, di Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Biaya ini juga lebih murah dibanding garansi khusus Galaxy Fold yang mencapai Rp 2 juta. (

Garansi ini khusus diberikan untuk penanganan layar utama Galaxy Z Flip. Pengguna hanya diberikan kesempatan satu kali untuk mengklaim garansi khusus ini.

Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, M. Taufiq Furqan, mengatakan tidak ada kriteria kerusakan minimum untuk penggantian layar. Artinya pengguna bisa meminta penggantian layar meskipun kerusakannya sedikit.

"Misal kegores sedikit terus minta ganti ke service centre bisa aja", kata Taufik.

Sementara untuk komponen lain termasuk layar sekunder, Samsung hanya menyediakan garansi biasa yang juga berlaku selama setahun.

Verry juga mengingatkan pengguna Galazy Z Flip agar lebih berhati-hati menggunakan ponsel lipat dibanding ponsel biasa.

"Karena layarnya dilipat, kita minta untuk penggunaanya pun harus dirawat. Jadi lebih hati-hati," katanya.

Baca juga: Ketika Dian Sastro Bandingkan Samsung Galaxy Z Flip dan Fold

Belakangan, layar Galaxy Z Flip memang menjadi sorotan karena dinilai rentan tergores. YouTuber Zack Nelson di kanal YouTube nya, JerryRigEverything, menunjukkan kelemahan tersebut.

Dalam videonya, layar Galaxy Z Flip sangat mudah tergores bahkan hanya dengan kuku bukan benda tajam. Hal ini memunculkan dugaan tekonolgi Ultra Thin Glass yang digaungkan Samsung tidak benar-benar berbahan kaca.

Namun Samsung menegaskan bahwa teknologi tersebut terbuat dari kaca tipis yang memiliki beberapa lapisan.

"Kaca di bawah 30 mikron bisa dilipat. Tidak cuma satu tapi ada layer lain," jelas Verry.

Ia juga mengatakan Samsung telah melalui protokol yang ketat saat produksi Galaxy Z Flip sebelum benar-benar sampai di tangan pengguna.

Baca juga: Setelah Ludes, Samsung Kembali Buka Pre-order Galaxy Z Flip di Indonesia

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.