WeChat Sensor Pesan Berisi Kata Kunci Virus Corona

Kompas.com - 06/03/2020, 13:59 WIB

Pada platform YY, ada sebanyak 45 kata kunci yang disensor sejak 31 Desember 2019 lalu. Lima di antaranya kemudian dihapus dari daftar sensor pada bulan Februari 2020.

WeChat sendiri merupakan aplikasi pesan instan terpopuler di China. Pada Maret 2018 lalu, plikasi ini memiliki jumlah pengguna aktif bulanan mencapai lebih dari 1 miliar pengguna.

Baca juga: Pengguna Aktif WeChat Dekati WhatsApp

Artinya, ada banyak pengguna yang kehilangan informasi penting tentang virus corona karena penyensoran tersebut.

Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Jumat (6/3/2020), tidak jelas mengapa WeChat melakukan kebijakan ini. WeChat sendiri diketahui sangat dekat dengan pemerintah China.

Pemerintah China pun menggunakan WeChat dan Twitter untuk melacak orang-orang yang dianggap berbagi informasi negatif tentang wabah corona.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber The Verge
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X