Alasan Realme 6 dan Realme 6 Pro Beda "Otak"

Kompas.com - 25/03/2020, 16:06 WIB
Realme 6 dan Realme 6 Pro. RealmeRealme 6 dan Realme 6 Pro.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Realme 6 dan Realme 6 Pro resmi diluncurkan di Tanah Air lewat sebuah acara peluncuran online yang digelar Realme Indonesia, Selasa (24/3/2020). 

Meski berasal dari satu lini keluarga dan sama-sama mengusung angka "6", bagian "otak" alias System-on- Chip ( SoC) yang dipakai oleh kedua ponsel ini berbeda.

Baca juga: Realme 6 dan Realme 6 Pro Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Realme 6 dibekali dengan SoC bikinan Mediatek, yakni G90T, sementara Realme 6 Pro ditenagai dengan chip Snapdragon 720G besutan Qualcomm. 

Menurut Product Manager Realme Indonesia, Felix Christian, perbedaan chip di kedua ponsel tadi dilatarbelakangi oleh perbedaan segmen harga yang dibidik masing-masing ponsel.

"Di Realme 6, kami ingin membawa experience gaming di segmen harga Rp 3 jutaan, dan G90T menjadi pilihan terbaik di segmen tersebut," ujar Felix kepada KompasTekno di konferensi pers online yang digelar lewat sebuah aplikasi teleconference.

Baca juga: Harga Realme 6 di Indonesia Lebih Mahal Rp 400.000, Ini Alasannya

"Untuk Realme 6 Pro, kami menggunakan 720G karena ingin fokus pada beberapa hal, yakni gaming, kamera, dan performa. Di harga Rp 4 jutaan, kami memberikan best performance processor di segmennya," tambah Felix. 

Sensor gambar tak ada peningkatan?

Product Manager Realme Indonesia, Felix Christian, saat dijumpai KompasTekno di sela peluncuran Realme XT di Jakarta, Rabu (23/10/2019).
KOMPAS.com/Bill Clinten Product Manager Realme Indonesia, Felix Christian, saat dijumpai KompasTekno di sela peluncuran Realme XT di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Terlepas dari SoC, dari sebagian besar fitur, ada satu kesamaan yang diusung oleh kedua ponsel, yakni dari sisi kamera utamanya.

Realme 6 dan Realme 6 Pro sama-sama dibekali dengan kamera utama 64 megapiksel (f/1.8) yang mengandalkan sensor gambar Isocell Bright GW1 bikinan Samsung.

Diketahui, sensor ini sempat dipakai di beberapa ponsel Realme sebelumnya, sebut saja Realme XT hingga Realme X2 Pro.

Menurut Marketing Director Realme Indonesia, Palson Yi, Isocell Bright GW1 masih dipakai  lantaran software yang membekali sensor gambar tersebut sejatinya telah dirancang sedemikian rupa agar bisa memberikan performa kamera mumpuni.

"Sensor ini kami gunakan karena melihat image tuning yang dilakukan oleh Aaron Huey (Fotografer National Geographic) telah dimaksimalkan ke perangkat Realme," tutur Palson di kesempatan yang sama.

Baca juga: Fitur Serba Pertama di Realme 6 dan Realme 6 Pro

Sayangnya, pihak Realme tidak mengumbar apakah mereka bakal menggunakan sensor bikinan vendor lain, seperti Sony dengan IMX686 (64MP), pada produk berikutnya atau tidak.

"Dari Realme, kami tidak peduli dengan sensor kamera merek apa yang kami gunakan, tapi yang penting adalah pilihan yang kami berikan merupakan terbaik untuk perangkat realme di setiap segmen," pungkas Felix.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X