Kominfo Ingin Bikin Aplikasi Telekonferensi Mirip Zoom

Kompas.com - 07/04/2020, 19:43 WIB
Menkominfo Johnny G Plate saat melakukan rapat dengan anggota Komisi I DPR RI secara online, Selasa (7/4/2020). KemenkominfoMenkominfo Johnny G Plate saat melakukan rapat dengan anggota Komisi I DPR RI secara online, Selasa (7/4/2020).

KOMPAS.com - Aplikasi teleconference Zoom Meetings tengah naik daun di tengah kebijakan work from home (WFH) akibat wabah orona. Sejumlah lembaga pemerintah pun memanfaatkan aplikasi tersebut untuk diskusi atau rapat jarak jauh. 

Meski demikian, tak sedikit pula mereka yang menilai bahwa aplikasi bikinan perusahaan Amerika Serikat itu bisa mengancam privasi dan keamanan penggunanya.

Menkominfo Johnny G. Plate pun menyadari hal tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya tengah mempelajari beberapa model aplikasi virtual meeting serupa, agar nantinya ada aplikasi Zoom ala Kominfo

Baca juga: Cara Mengamankan Telekonferensi Zoom dari Orang Tak Diundang

"Kami (sedang) mempelajari bagaimana untuk membangun satu aplikasi sendiri di lingkungan Kominfo dan dikendalikan melalui central control Kominfo atau pemerintah," kata Johnny di sela rapat kerja bersama Komisi I DPR RI secara online, Selasa (7/4/2020).

Menkominfo Johnny G. Plate dalam rapat kerja online yang digelar bersama Komisi 1 DPR, Selasa (7/4/2020).streaming.dpr.go.id Menkominfo Johnny G. Plate dalam rapat kerja online yang digelar bersama Komisi 1 DPR, Selasa (7/4/2020).

"Kami juga sedang menjajaki bagaimana untuk membangun sistem (virtual meeting) itu, sehingga keamanan dan kerahasiaan rapat-rapat negara dapat terjaga dengan baik," imbuh Johnny.

Kendati demikian, Johnny tidak mengumbar timeline atau kapan aplikasi yang dimaksud bakal dirilis. Johnny mengatakan bahwa nantinya Kominfo akan memberikan update untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

Untuk saat ini, Johnny menambahkan bahwa pemerintah sudah mempunyai model aplikasi virtual meeting alternatif yang dibuat oleh Telkomsel. Meski tidak disebutkan, aplikasi semacam itu kemungkinan adalah platform bernama CloudX. 

Baca juga: Dukung Kerja dari Rumah, Langganan CloudX Meeting Digratiskan Sebulan

Adapun aplikasi CloudX menyediakan layanan teleconference untuk kebutuhan corporate dan education, serta mampu menampung hingga 100 orang dalam satu sesi.

Aplikasi CloudX sendiri bisa diunduh dan diakses di beragam platform, mencakup Android, iOS, Windows, serta MacOS.

Johnny sendiri tidak menjelaskan aplikasi apa yang digunakan Kominfo menggelar rapat kerja bersama anggota Komisi I DPR RI sore tadi. Namun jika benar menggunakan layanan Zoom sekalipun, ia memastikan seluruh percakapan bakal diawasi dan terjaga kerahasiaannya. 

"Kami berkomunikasi dengan Sekretariat Kabinet untuk memastikan agar seluruh komunikasi penting pemerintah dijaga dengan baik, sehingga kerahasiaan (dan keamanannya) itu bisa terjamin," pungkas Johnny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

e-Business
Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Software
Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.