Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kilas Balik Perjalanan Samsung Galaxy Note

Kompas.com - 10/08/2020, 17:49 WIB
Oik Yusuf,
Reza Wahyudi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di duna gadget, Galaxy Note dari Samsung adalah salah satu ponsel ikonik yang dikenal dengan layar berukuran besar dan aksesori pendamping berupa pena stylus S Pen.

Smartphone inilah yang kehadirannya pada 2011 mencetuskan istilah "phablet", dari gabungan "phone" dan "tablet" yang berarti ponsel dengan ukuran layar besar, mendekati tablet. Sejak itu layar besar menjadi tren di industri ponsel.

Salah satu fokus utama ini ponsel Galaxy Note adalah mendukung produktivitas pengguna dengan kinerja dan aneka fitur yang diusungnya, yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Galaxy Note kini sudah diturunkan hingga 10 generasi hingga dua model terbaru, Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 10 Ultra. Lini ponnsel ini telah melalui perjalanan panjang selama sembilan tahun.

Berikut ini sekelumit cerita perjalanan smartphone Galaxy Note dari masa ke masa, sebagaimana dituturkan oleh Samsung dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2020).

Kinerja makin tinggi, kapasitas makin besar

Samsung Galaxy Note generasi pertama keluaran 2011Samsung Samsung Galaxy Note generasi pertama keluaran 2011
Galaxy Note generasi pertama ditenagai system-on-chip seri Exynos 4 yang memungkinkan multitasking dengan cara split screen, yakni membelah tampilan layar guna menjalankan dua aplikasi sekaligus untuk mendukung produktivitas pengguna.

Beberapa tahun setelahnya, pada 2015, Galaxy Note 5 menjadi ponsel yang menandai debut Exynos 7420, chip pertama di dunia yang dibuat dengan proses fabrikasi 14nm FinFET, sehingga mampu meningkatkan performa perangkat sekaligus menghemat baterai.

Galaxy Note 20 Ultra kini dibekali dengan chip Exynos 990 termutakhir dengan fabrikasi 7nm. Kinerjanya jelas meningkat, hingga kini sanggup menangani perekaman video 8K 30 FPS dan mengenali obyek foto dengan AI.

Selain system-on-chip, kapasitas memori utama (RAM) juga mengalami peningkatan seiring dengan tuntutan aplikasi dan aktivitas para pengguna.

Galaxy Note generasi pertama hanya dibekali RAM 1 GB. Angka itu kemudian meningkat menjadi 6 GB (LPDDR4) di Galaxy Note 8 yang hadir pada 2017. Kemudian meningkat lagi hingga dua kali lipat menjadi 12 GB (LPDDR4x) pada Galaxy Note 10 keluaran 2019.

Lini Galaxy Note 20 kini menggunakan RAM 8 GB, tapi jenisnya adalah LPDDR5 yang lebih gegas dengan data transfer speed mencapai 51,2 Gbps untuk mendukung multitasking.

Galaxy Note 5 dengan Stylus S PenOik Yusuf/ Kompas.com Galaxy Note 5 dengan Stylus S Pen
Komponen baterai juga mengikuti tren "semakin besar" dan terus mengalami peningkatan kapasitas dari generasi ke generasi. Galaxy Note pertama memiliki baterai 2.500 mAh, lalu Galaxy Note 9 (2018) meningkat menjadi 4.000 mAh.

Di Galaxy Note 20, kapasitas baterai telah mencapai 4.500 mAh dan turut dibekali dengan teknologi Super Fast Charging 25 watt sehingga mampu mengisi daya sebesar 50 persen dalam waktu 30 menit.

Galaxy Note 20 juga bisa mengisi baterai perangkat lain seperti Galaxy Buds, Galaxy Watch, maupun ponsel lain dengan fitur WirelessPowerShare.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy Note 20 dan Note 20 Ultra Versi Indonesia

Layar makin lega

Sebagai "phablet" pelopor ponsel dengan layar berukuran lebar, tak aneh juga display seri smartphone Galaxy Note semakin lama semakin lega.

Galaxy Note generasi pertama mengusung layar AMOLED berukuran 5,3 inci yang tergolong besar untuk masanya. Galaxy Note 4 pada 2014 menjadi perangkat Samsung pertama yang tersedia secara global dengan layar QHD Super AMOLED.

Tampilan depan Samsung Galaxy Note 4 (kiri) dan Galaxy Note Edge.KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Tampilan depan Samsung Galaxy Note 4 (kiri) dan Galaxy Note Edge.

Di saat bersamaan dengan Galaxy Note 4, Samsung menghadirkan Galaxy Note Edge dengan pinggiran layar melengkung (curved) mencapai pinggiran bezel, yang kemudian menjadi inspirasi Full-View Display di ponsel-poonsel Samsung berikutnya.

Galaxy Note 8 menjadi model pertama dari lini ponsel Galaxy Note yang dibekali dengan layar berukuran 6,3 inci, tapi tetap mempertahankan ukuran bodi yang ramping dan nyaman untuk digenggam.

Baca juga: Exynos di Galaxy Note 8, Diminati di Amerika tapi Dipersoalkan di Indonesia

Kemudian, Galaxy Note 10 pada 2019 mengintegrasikan fitur pemindai sidik jari berteknologi ultrasonic di layar Dynamic Super AMOLED.

Pada 2020, lini Galaxy Note 20 kembali meningkatkan ukuran layar lebih jauh hingga mencapai 6,9 inci WQHD+ Dynamic AMOLED 2x pada Galaxy Note 20 Ultra.

Susunan kamera belakang Galaxy Note 20 (kiri) dan Galaxy Note 20 Ultra (kanan).Samsung Susunan kamera belakang Galaxy Note 20 (kiri) dan Galaxy Note 20 Ultra (kanan).

Seperti namanya layar ini mampu menampilkan resolusi WQHD+ sebesar 3.088 x 1.440 piksel. Sementara, teknologi Dynamic AMOLED 2x mampu memberikan tingkat kecerahan hingga 1.500 nits sehingga layar ponsel tetap terlihat jelas walaupun di bawah sinar matahari.

Layar Galaxy Note 20 Ultra juga memikiki refresh rate 120 Ghz dengan touch sampling rate 240 Hz untuk memberikan respons yang lebih gesit terhadap sentuhan, baik saat mengoperasikan dengan jari maupun S Pen.

Baca juga: Galaxy Note 20 Ultra Punya Layar 120 Hz, Ini Fungsinya

Perangkat stylus itu pun tak luput dari peningkatan dan kini memiliki latency sangat rendah, hanya 9ms, sehingga memberikan sensasi yang semakin nyata dan nyaman ketika dipakai menulis di layar Galaxy Note 20.

Lini Galaxy Note 20 kini tengah dipasarkan di Indonesia lewat pre-order mulai tanggal 6 Agustus hingga 19 Agustus 2020.

Galaxy Note 20 dijual seharga 14.499.000, sementara Galaxy Note 20 Ultra Rp 17.999.000 untuk varian 256 GB dan Rp 19.999.000 untuk varian 512 GB.

Baca juga: Hari Ini, Samsung Buka Pre-order Galaxy Note 20 Series di Indonesia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com