YouTube Rilis Shorts, Fitur Video Pendek Pesaing TikTok

Kompas.com - 15/09/2020, 08:10 WIB
Fitur Shorts yang hadir pada YouTube The VergeFitur Shorts yang hadir pada YouTube

KOMPAS.com - Setelah keberadaannya sempat dirumorkan beberapa waktu lalu, YouTube pekan ini mulai menggulirkan Shorts, fitur video pendek yang serupa dengan TikTok, dalam versi early beta untuk platform Android di India.

Desas-desus kehadiran Shorts pertama kali terdengar sejak April lalu, ketika CEO YouTube Susan Wojcicki mengungkap kehadiran fitur video pendek pada aplikasi besutannya.

"Videonya sungguh-sungguh singkat, kurang lebih 15 detik ... itu adalah durasi yang tentu menarik untuk dilihat," kata Wojcicki.

Baca juga: Instagram Uji Tampilan Baru, Ada Tombol Belanja dan Video ala TikTok

Seperti fitur Reels milik Instagram, Shorts hadir untuk menjadi pesaing TikTok. Shorts memungkinkan pengguna untuk mengunggah video pendek berdurasi 15 detik dengan cuplikan lagu-lagu populer sebagai musik latar belakang.

Tampilan beranda berisi video-video pendek Shorts YouTubeYouTube Tampilan beranda berisi video-video pendek Shorts YouTube
Pihak YouTube disebut telah bekerja sama dengan label musik hingga musisi ternama demi menghadirkan 100.000 lagu pada Shorts. Fitur Shorts sendiri dapat dijumpai pada aplikasi YouTube versi mobile.

Setelah merekam video dan menambah musik, pengguna dapat mengunggahnya untuk bisa disaksikan oleh pengguna lain.

Nantinya, pengguna akan mendapati sebuah beranda baru pada laman YouTube, yang serupa dengan halaman "For You" pada TikTok. Beranda ini dikhususkan untuk menampilkan video-video pendek kreasi para pengguna fitur Shorts.

Baca juga: Twitch, Facebook Live, Instagram Live, dan YouTube Live Terancam Dilarang di Indonesia

"Kami ingin kreator mobile generasi berikutnya bisa menumbuhkan komunitas baru di YouTube lewat Shorts," tulis YouTube dalam sebuah laman berisi pengumuman soal fitur video pendek tersebut.

Shorts rencananya juga akan dirilis ke aplikasi YouTube di iOS, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Selasa (15/9/2020).  Belum ada informasi kapan aplikasi ini bakal hadir di negara lain.



Sumber The Verge
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X