Mengenal Jaringan Kabel Bawah Laut, Jalan Tol Internet Dunia

Kompas.com - 03/10/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi kabel bawah laut. MicrosoftIlustrasi kabel bawah laut.

KOMPAS.com - Pekan lalu, salah satu jaringan kabel bawah laut internasional yang dijuluki Asia-America Gateway ( AAG), dikabarkan tengah menjalani pemeliharaan darurat.

Pemeliharaan tersebut berlangsung selama kurang lebih 6 hari, mulai dari 25 - 30 September kemarin.

Akibatnya, penyedia layanan internet (ISP) yang memanfaatkan sistem tersebut, seperti AT&T, Telstra, PLDT, dan lain sebagainya, bakal mengalami penurunan kecepatan koneksi internet untuk browsing atau streaming.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan kabel internet bawah laut? Mengapa bisa memperlambat performa internet apabila rusak/sedang diperbaiki?

Baca juga: Kabel Internet Bawah Laut Google yang Lewati Jakarta Berkecepatan 18 Tbps

"Jalan tol" internet

Sederhananya, kabel bawah laut ini befungsi seperti semacam jalan tol internet yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan lainnya.

Jalan tol ini lantas dipakai sebagai jalur untuk mentransmisikan data dari satu tempat ke tempat lainnya lewat internet. Data tersebut bisa berbagai macam bentuknya, seperti e-mail, lagu yang sedang diunduh, video YouTube yang sedang ditonton, dan sebagainya.

Artinya, wajar saja apabila jalan tol tersebut sedang rusak atau sedang dalam pemeliharaan, maka proses transmisi data pun akan terganggu.

Jumlah beban lalu-lintas data yang tadinya lewat di kabel itu, didistribusikan ke kabel (jalan tol) lain, sehingga lalu-lintas menjadi lebih sesak dan terhambat.

Kabel bawah laut AAG yang kemarin diperbaiki sendiri merupakan satu dari sekian banyak sistem kabel jaringan bawah laut, yang melintas antar-kawasan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X