Kompas.com - 24/11/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi Google Play Store cnet.comIlustrasi Google Play Store

KOMPAS.com - File Android Package atau biasa disingkat APK (.apk) biasa digunakan para pengembang aplikasi Android untuk mendistribusikan aplikasinya. Namun, format ini akan berganti pada 2021 mendatang.

Baru-baru ini, Google mengumumkan format aplikasi terbaru yakni Android App Bundle (.aab). Format file ini pertama kali diperkenalkan Google dalam acara Google I/O 2018.

Dalam pengumumannya, Google mengatakan, mulai Agustus 2021 Google Play Console akan mensyaratkan semua aplikasi beralih menggunakan format file ".aab", bukan lagi APK.

"(Format) ini memiliki manfaat untuk aplikasi yang lebih kecil dan perilisan yang lebih sederhana kepada lebih banyak pengguna dan pengembang," tulis Google dalam pengumumannya.

Baca juga: Update Google Chrome Diklaim Bikin Hemat Baterai dan Irit RAM

Google juga mengklaim sudah ada lebih dari 750.000 aplikasi dan game yang sudah diplublikasikan di Google Play menggunakan format baru ini.

Raksasa search engine itu mengatakan, aplikasi yang didistribusikan dengan Android App Bundle rata-rata lebih kecil 15 persen dibanding aplikasi yang menggunakan file APK universal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, hal ini menguntungkan pengguna perangkat Android yang berada di wilayah dengan internet berkecepatan rendah.

Beberapa aplikasi yang disebut sudah mencoba format ini adalah Netflix dan Riafy, yang disebut Google mendapatkan angka tingkat keberhasilan unduhan yang lebih tinggi.

"Terutama berdampak di wilayah yang lebih banyak menggunakan perangkat entry-level dan kecepatan data yang lebih lambat," tulis Google, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Android Developer, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Ini 5 Layanan Penyimpanan Foto Alternatif Google Photos

Peralihan format file bisa menggunakan distribusi Play Asset Delivery dan Play Feature Delivery utnuk mengirimkan aset atau fitur yang ukuran unduhannya lebih dari 150 MB. Penggunaan ekstensi file OBB juga tidak akan mendapat dukungan setelah perubahan ini.

Selain itu, pengembang harus mengunggah aplikasi baru ke Google Play dengan menargetkan API level 30 atau Android 11. Sementara untuk pembaruan aplikasi yang sudah ada, harus mulai menargetkan API level 30 mulai November 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.