Galaxy S21 Dijual Tanpa Charger dan Earphone, Ini Alasan Samsung

Kompas.com - 15/01/2021, 06:37 WIB
Kotak kemasan Galaxy S21 yang kini tidak dibekali kepala charger. YouTube/SamsungKotak kemasan Galaxy S21 yang kini tidak dibekali kepala charger.

KOMPAS.com - Sesuai rumor yang beredar sejak tahun lalu, Samsung akhirnya benar-benar mengikuti langkah Apple dengan menanggalkan kepala (adapter) charger di paket penjualan.

Samsung hanya akan menyertakan kabel USB-Type C dalam kotak penjualan Galaxy S21 reguler, S21+ dan S21 Ultra. Kabel tersebut bisa dipakai untuk mengisi daya dengan adapter yang telah dimiliki pengguna, dan transfer data.

Perusahaan asal Korea Selatan itu beralasan, banyak pengguna smartphone Galaxy yang sudah memiliki kabel Type-C, sehingga aksesori charger lama bisa digunakan untuk mengisi daya Galaxy S21.

Baca juga: Samsung Indonesia Buka Pre-order Galaxy S21, Satu Jam Setelah Peluncuran Global

Keputusan ini juga mempertimbangkan masalah keberlangsungan (sustainability) lingkungan yang disebut sebagai komitmen Samsung terhadap masa depan. Selain charger, Samsung juga tidak menyertakan earphone di kotak penjualan Galaxy S21.

"Untuk mendukung komunitas Galaxy dalam perjalanan ini, kami bertransisi untuk menanggalkan kepala charger dan earphone di lini smartphone Galaxy terbaru kami," jelas Patrick Shomet, EVP and Head of Customer Experience Office, Mobile Communication Business Samsung Electronics dalam situs resmi Samsung.

Hal ini juga dipaparkan Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, M. Taufiq Furqan. Taufiq mengatakan, pengguna kini banyak memiliki kecenderungan terhadap earphone favorit masing-masing.

Samsung sendiri juga sudah memiliki produk Galaxy Buds yang diperkenalkan sejak beberapa tahun lalu. Taufiq juga menceritakan bahwa setiap program trade in yang diadakan Samsung, banyak pembeli yang hanya membawa unit ponsel.

Baca juga: Daftar Harga Charger Samsung Galaxy S21 Series di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Mereka tidak membawa kotak kemasan dan meninggalkan charger serta earphone saat menukarkan ponsel lama dengan flagship baru Samsung.

"Kita pelajari kontribusi kita, setiap kita mengeluarkan flagship hampir 50 persen lebih berasal dari trade in. Oleh karena itu, kita belajar bahwa konsumen kita sudah punya charger. Selain itu kita juga mau mengurangi sampah-sampah elektronik," jelas Taufiq lewat sambungan telefon.

Dengan keputusan ini, pembeli Galaxy S21 bisa menggunakan adapter charger dan earphone yang sudah dimiliki atau membelinya secara terpisah. Dalam acara Galaxy Unpacked, Samsung juga memperkenalkan Galaxy Buds Pro terbaru.

Baca juga: Samsung Galaxy Buds Pro Resmi, Harga Rp 2 Jutaan

Earbuds ini juga akan masuk paket pre-order Galaxy S21 Plus dan Galaxy S21 Ultra di Indonesia melalui situs Samsung, galaxylaunchpack.com. Langkah Samsung ini seolah mengekor Apple yang merilis iPhone 12 series, tanpa adapter di dalam kotak kemasan.

Namun rumor absennya adapter di kotak kemasan Samsung sudah tersiar sebelum Apple meluncurkan iPhone 12 pada Oktober lalu.

Seperti Samsung, Apple juga beralasan ingin berkontribusi lebih baik untuk lingkungan dengan mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Menghilangkan adapter disebut Apple dapat meminimalisir aktivitas penambangan untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan aksesori pelengkap smartphone.

Baca juga: Samsung Umumkan Stylus S Pen untuk Galaxy S21 Ultra, Ada 2 Versi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X