Cerita di Balik Lisa, Komputer Apple yang Dirilis 38 Tahun Lalu

Kompas.com - 19/01/2021, 15:43 WIB
Komputer Apple Lisa Mac HistoryKomputer Apple Lisa
|

KOMPAS.com - Hari ini 38 tahun lalu atau 19 Januari 1983, Apple memperkenalkan Lisa. Lisa adalah komputer pribadi yang dirancang Apple sejak awal 1980-an.

Nama Lisa merupakan singkatan dari "Local Integrated Software Architecture". Namun, Lisa juga merupakan nama dari anak pertama mendiang Steve Jobs.

Lisa pertama kali diperkenalkan pada 19 Januari 1983 dan dijual dengan harga 9.995 dollar AS. Pada 1983, kurs dollar AS terhadap rupiah adalah sekitar Rp 900 sehingga pada saat itu harga Apple Lisa adalah sekitar Rp 8,9 juta.

Proyek Lisa sendiri dimulai sejak 1978. Dalam perjalanannya, Lisa berkembang menjadi komputer yang dirancang untuk pelanggan bisnis.

Lisa menjadi salah satu komputer pribadi komersial pertama yang memiliki antarmuka grafis (GUI) dan mouse. Komputer ini menggunakan CPU Motorola 68000 dengan clock rate 5 MHz dan memiliki RAM 1 MB. Lisa memiliki dua drive floppy disk.

Baca juga: Kuliah Sekampus, Putri Bill Gates dan Steve Jobs Punya Persaingan Sendiri

Namun, Lisa dianggap sebagai produk gagal secara komersial karena masyarakat lebih tertarik dengan komputer Macintosh yang rilis setahun kemudian dan dijual lebih murah. Padahal, Lisa adalah komputer yang lebih canggih daripada Macintosh pada waktu itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dengan harga awal yang hampir mencapai 10.000 dollar AS, Lisa terlalu mahal untuk dibeli banyak orang. Apple pun mengambil keputusan untuk berhenti memproduksi Lisa pada 1986.

Baca juga: Penelusuran Putri Steve Jobs soal Komputer Apple Lisa

Tentang nama Lisa

Seperti disebutkan di awal, nama Lisa merupakan singkatan dari "Local Integrated Software Architecture". Lisa juga merupakan nama anak perempuan Steve Jobs.

Namun awalnya, Jobs enggan mengakui bahwa nama komputer tersebut diambil dari nama anaknya.

Kisah ini terungkap dalam sebuah buku berjudul "Small Fry" di mana Lisa menceritakan banyak hal, termasuk soal rahasia sang Ayah.

Lisa bercerita, pernah pada suatu hari, ia menanyakan langsung hubungan namanya dengan komputer Lisa. Namun, ketika itu Jobs mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara nama komputer Apple Lisa dengan anaknya.

"Tidak. Maaf, nak," jawab Jobs singkat.

Hubungan antara Steve Jobs dan Lisa pun awalnya tidak berjalan baik. Mulanya, Jobs tidak mengakui Lisa sebagai putrinya, dan Lisa pun tinggal berdua bersama Chrisann Brennan, ibunya.

Hingga akhirnya Jobs dan Lisa melakukan tes DNA dan mednapati kecocokan 94,4 persen.

Baca juga: Ramalan Steve Jobs Tahun 2010 Hari Ini Terbukti

Steve Jobs mengakui

Hingga usia 27 tahun, Lisa masih dihantui pertanyaan tentang nama komputer Apple Lisa. Pertanyaan itu pun akhirnya terjawab setelah vokalis band U2, Bono, mengajukan pertanyaan yang sama pada Steve Jobs.

Bono, Steve Jobs, dan keluarganya bertemu saat tengah berlibur menggunakan kapal pesiar. Saat makan siang bersama, Bono bertanya, "Apakah komputer Lisa diambil dari nama dia (Lisa?"

Ada jeda beberapa saat sebelum akhirnya Jobs menjawab pertanyaan besar tersebut.
"Iya, dulunya," aku Jobs.

Lisa pun berterima kasih pada Bono karena menanyakan hal tersebut.

"Itu pertama kalinya ia mengatakan 'iya'. Terima kasih sudah bertanya," kata Lisa sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Vanity Fair, Selasa (19/1/2021).

 Baca juga: Ayah Steve Jobs, Imigran Muslim yang Menyesal Tak Mengenal Anaknya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.