Penjualan Poco M3 Digelar, Pembeli "Bukan Tengkulak" Kembali Tidak Kebagian

Kompas.com - 29/01/2021, 12:35 WIB
Ilustrasi laman error pada aplikasi Lazada di pembelian Poco M3. KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi laman error pada aplikasi Lazada di pembelian Poco M3.

Beberapa saat ketika mengeklik tombol "Buat Pesanan", kami disodorkan dengan laman error yang intinya mengatakan bahwa ada gangguan di sistem, sebagaimana ilustrasi berikut.

Mengeklik tombol "Lanjutkan belanja" tidak memecahkan solusi dan justru bakal mengalihkan konsumen ke laman awal aplikasi Lazada. Ketika laman penjualan Poco M3 kembali dikunjungi, stok untuk semua varian ternyata sudah habis.

Baca juga: Flash Sale Poco M3 Kembali Digelar Hari Ini, Nasib Pembeli Asli Belum Jelas

Proses dari awal pembelian hingga kembali ke laman penjualan ini sendiri masih di dalam pukul 10.00 WIB, artinya memang belum lewat dari satu menit.

Banyak ketidakjelasan

Hingga berita ini ditayangkan, nasib pembeli asli yang terdampak pembatalan pada flash sale pertama juga masih belum jelas, begitu juga pembeli terdampak yang tidak berhasil mendapatkan Poco M3 di flash sale kedua.

Sebagia informasi, Xiaomi mengeklaim bahwa alasan pembatalan adalah karena ada transaksi "mencurigakan" pada ajang flash sale pertama. Namun, tidak dijelaskan bagaimana kriteria transaksi yang dimaksud.

Namun, yang jelas, pihak Xiaomi sempat meminta maaf kepada para pembeli yang terdampak pembatalan dan menyarankan mereka untuk mengikuti flash sale kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami mohon maaf bagi pembeli asli yang terkena dampak, kami akan terus bekerja bersama partner untuk memperbaiki sistem agar bisa lebih baik lagi," kata Stephanie Sicilia, Head of Public Relations Xiaomi Indonesia, kepada KompasTekno.

Transaksi bernilai miliaran rupiah dibatalkan

Sebelumnya, Xiaomi mengeklaim transaksi Poco M3 yang dibatalkan di flash sale pertama bernilai miliaran rupiah.

PR Manager Xiaomi Indonesia Andi Renreng mengatakan, pembatalan transaksi diklaim sebagai cara untuk memerangi pihak yang menjual kembali produk yang didapatkan melalui flash sale, dengan harga di atas harga resmi.

Baca juga: Pembatalan Transaksi Poco M3 Ramai Dikeluhkan, Ini Alasan Xiaomi dan Lazada

Andi menambahkan, upaya ini adalah bagian dari komitmen untuk memastikan konsumen mendapat produk dengan harga resmi dan membangun ekosistem penjualan dan distribusi di Indonesia yang lebih kuat.

"Kami berkomitmen untuk melindungi konsumen dan memastikan semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan inovasi dan teknologi dari smartphone Poco," kata Andi dalam keterangan resmi Xiaomi.

Beberapa waktu lalu, Xiaomi juga mengeklaim telah menjual 50.000 unit Poco M3 dalam waktu 5 menit lewat program flash sale yang digelar di tiga kanal e-commerce, yakni Lazada, Akulaku, dan Mi.com, pada 26 Januari lalu.

Pada flash sale kedua yang digelar 29 Januari ini, ponsel tersebut tampaknya ludes dalam waktu yang lebih singkat. Wajar saja karena jumlah unit yang ludes terjual "hanya" 10.000 unit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.