Pengalaman Ikut "Flash Sale" Xiaomi Poco M3, Gugur di Menit Pertama

Kompas.com - 02/02/2021, 13:01 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Xiaomi Indonesia baru saja menggelar penjualan kilat (flash sale) perangkat teranyarnya, Poco M3, Selasa (2/2/2021) di e-commerce Lazada.

Penjualan kali ini merupakan flash sale ketiga, setelah vendor asal China tersebut menggelar dua kali flash sale pada tanggal 26 Januari dan 29 Januari.

KompasTekno turut berpartisipasi dalam flash sale ketiga ini, setelah mencobanya pada 26 Januari lalu. Hasilnya, sama seperti flash sale kedua, Poco M3 gagal didapat dan tampak ludes terjual dalam waktu kurang dari 1 menit.

Penelusuran KompasTekno di aplikasi Lazada tepat pukul 10.00 WIB, semua unit Poco M3, baik itu warna maupun varian RAM/storage-nya, terpantau sudah terjual habis. Walhasil, ponsel ini pun tidak bisa dipesan lagi pada jam dan menit yang sama.

Pembelian Poco M3 di flash sale ketiga di Lazada.KOMPAS.com/Bill Clinten Pembelian Poco M3 di flash sale ketiga di Lazada.

Sebelumnya, KompasTekno sudah memantau laman penjualan Poco M3 4 GB/64 GB varian warna Poco Yellow sejak pukul 09.59 WIB.

Tepat pada pukul 10.00 WIB, laman tersebut kami refresh dan ponsel itu bisa kami "beli" dengan menekan tombol "Beli Sekarang".

Beberapa saat kemudian, kami disodori dengan laman checkout untuk memastikan kebenaran alamat pengiriman dan metode pembayaran.

Namun, kami tidak bisa memilih metode pembayaran serta mengeklik tombol "Buat Pesanan" untuk menyelesaikan transaksi.

Sebab, stok dari unit Poco M3 yang kami pilih sudah tidak tersedia lagi, sebagaimana gambar di atas yang mencantumkan status "Barang tidak tersedia".

Varian lain Poco M3 di flash sale ketiga Lazada yang ludes terjual.KOMPAS.com/Bill Clinten Varian lain Poco M3 di flash sale ketiga Lazada yang ludes terjual.

Masih pukul 10.00 WIB, kami pun menjajal untuk memilih varian lainnya, yaitu Poco M3 6 GB/129 GB dengan warna Power Black.

Namun, tombol "Beli Sekarang" tidak ditemukan di laman penjualan varian tersebut dan digantikan dengan tombol "Tambah ke Wishlist", sebagaimana tampak pada gambar di atas. Dengan kata lain, stok ponsel tersebut sudah ludes terjual.

Ada pun proses dari awal pembelian hingga memilih varian lain ini sendiri masih di dalam pukul 10.00 WIB, artinya memang belum lewat dari satu menit.

Baca juga: Sistem Flash Sale dan "Pemaksaan" COD di Balik Insiden Penjualan Poco M3

Berbeda dengan flash sale kedua

Meski gagal meminang Poco M3, KompasTekno mengamati ada sejumlah perbedaan di flash sale ketiga apabila dibandingkan dengan flash sale sebelumnya.

Pada flash sale kedua, misalnya, kami masih bisa melihat metode pembayaran COD karena stok saat itu mungkin masih tersedia. Namun, ketika pesanan hendak diselesaikan, kami malah disodori dengan laman error dan "ditendang" ke laman awal aplikasi Lazada.

Di sisi lain, pada flash sale kali ini kami tidak bisa memilih metode pembayaran dan sudah dihadang di halaman checkout. Boleh jadi "keberuntungan" di flash sale kali ini tidak sebagus flash sale kedua.

Judul laman penjualan Poco M3 di flash sale kedua (kiri) dan ketiga (kanan).KOMPAS.com/Bill Clinten Judul laman penjualan Poco M3 di flash sale kedua (kiri) dan ketiga (kanan).

Perbedaan lainnya terdapat di judul laman penjualan Poco M3. Di penjualan kilat ketiga ini, pihak Lazada menambahkan embel-embel "Max. 1 Unit Per Order", artinya satu akun hanya bisa membeli satu unit Poco M3 saja.

Kata-kata ini belum ada pada flash sale kedua yang digelar pekan lalu. Pernyataan ini bisa jadi ditambahkan Lazada untuk mencegah aksi para tengkulak.

Baca juga: Poco M3 Ludes dalam Semenit, Peminat yang Tak Kebagian Curhat Lagi

Pengalaman seorang YouTuber Gadget

Meski berpartisipasi dalam flash sale pertama dan kedua, KompasTekno sendiri tidak sempat mengikuti flash sale pertama Poco M3 yang digelar pada 26 Januari lalu, sehingga tidak bisa melihat perbandingannya.

Namun, seorang YouTuber gadget dengan kanal "MainLagi" sempat berpartisipasi dalam ajang penjualan perdana ponsel tersebut.

Dian, nama panggilan akrab pemilik kanal itu, merupakan satu dari sekian banyak orang yang terdampak pembatalan flash sale Poco M3 pada hari pertama.

Ia sempat berhasil membeli ponsel tersebut dengan hanya satu metode pembayaran, yaitu pembayaran di tempat (COD) tepat pada 26 Januari lalu pukul 10.00 WIB lebih 22 detik.

Ilustrasi laman pesanan Poco M3 di Lazada atas nama Dian. Pesanan tampak dibatalkan pada 27 Januari pukul 19.13 WIB.Instagram.com/mainlagiyt Ilustrasi laman pesanan Poco M3 di Lazada atas nama Dian. Pesanan tampak dibatalkan pada 27 Januari pukul 19.13 WIB.

Esoknya, pesanan tersebut lantas dibatalkan sepihak oleh Lazada dengan alasan alamat pengiriman tidak akurat. Padahal, Dian mengaku bahwa alamat yang ia cantumkan sudah benar dan sempat menggunakan alamat tersebut pada transaksi sebelumnya di Lazada.

"Tanggal 27 Januari (siang hingga sore) saya melakukan pengecekan berkala dan masih aman, tidak ada perubahan status," jelas Dian ketika dihubungi KompasTekno, Kamis (28/1/2021).

"Ketika ada postingan Poco Indonesia tentang cancel itu, saya kembali cek tracking (pesanan) pada 19.44 WIB dan status sudah diganti (menjadi) 'pengiriman gagal'," imbuh Dian.

Dian pun mengaku telah menghubungi pihak Xiaomi Indonesia terkait pembatalan tersebut dan belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

"Saya pribadi sebenarnya tidak merasa rugi, karena ponselnya tidak dipakai sendiri dan hanya untuk diulas (review). Tetapi, kasihan yang beli Poco M3 buat dipakai untuk pribadi," pungkas Dian.

Baca juga: YouTuber Juga Kena Pembatalan Flash Sale Poco M3, Ini Respons Xiaomi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.