Oppo Indonesia dan Qualcomm Dukung Pemerintah Gelar Jaringan 5G

Kompas.com - 04/02/2021, 15:10 WIB
Ilustrasi 5G SHUTTERSTOCKIlustrasi 5G

Deputy CEO Mobility Smartfren Sukaca Purwokardjono mengungkapkan dalam sesi uji coba dua tahun lalu, kecepatan 5G tercatat lebih dari 5Gbps.

"Waktu uji coba di wilayah industri, kecepatannya 5Gbps. Sangat cepat sekali, dibandingkan dengan 4G yang kecepatannya sekitar 20 atau 30 Mbps," kata Sukaca.

Sukaca menambahkan dalam waktu dekat ini Smartfren juga akan melakukan uji coba jaringan 5G lagi. Kendati demikian, ia belum memberikan detail lebih lanjut terkait waktu dan lokasinya.

Sedangkan dari segi inrastruktur BTS untuk adopsi 5G, Sukaca mengatakan nantinya BTS yang sudah ada tidak perlu diganti, hanya perlu ditingkatkan saja (upgrade).

"Sebagai operator, kami sudah siap secara teknologi, tinggal menunggu pemerintah memberikan spektrum yg mana yang akan digunakan untuk 5G," pungkasnya.

Baca juga: Koneksi 5G di Oppo Reno5 Dikunci, Bagaimana Kalau Dibawa ke Luar Negeri?

Komersialisasi menunggu pemerintah indonesia

Sayangnya, komersialisasi jaringan 5G di Indonesia ini masih menunggu langkah yang diambil pemerintah. Sukaca mengibaratkan, para penyedia layanan 5G (vendor, operator seluler, produsen chip, dan sebagainya) bagaikan sebuah rumah.

Ketika ingin membangun rumah, diperlukan tanah. Di sinilah peran pemerintah. "Pemerintah berperan sebagai tanah yang mana menyediakan spektrum dan regulasi untuk menggelar 5G di Tanah Air," ungkap Sukaca.

"Kita sangat berharap sekali pemerintah segera menetapkan spektrum untuk 5G, sehingga bisa segera berjalan," lanjutnya.

Sukaca berharap komersialisasi 5G di Indonesia sudah bisa berjalan di akhir 2021 atau awal 2022.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X