Harga Smartphone Naik dan Laptop Langka, Ini Biang Keladinya

Kompas.com - 05/04/2021, 09:01 WIB
Chipset Qualcomm Snapdragon 888. QualcommChipset Qualcomm Snapdragon 888.

Kebakaran dan cuaca ekstrem

Kekurangan chip semikonduktor pada industri otomotif otomatis berdampak pada hampir 1,3 juta unit produksi kendaraan global pada kuartal pertama, menurut perusahaan data IHS Markit.

Kelangkaan chip global untuk industri otomotif diperparah dengan insiden kebakaran yang terjadi di pabrik milik produsen chip Jepang, Renesas Electronics Corp.

Menurut IHS Markit, Renesas Electronics selama ini berhasil menyumbang 30 persen dari pangsa pasar global untuk unit mikrokontroler yang digunakan dalam mobil.

Selain itu, cuaca musim dingin ekstrem yang melanda negara bagian Texas, AS juga akhirnya memaksa pemasok chip utama industri otomotif, NXP Semiconductors dan Infineon, menutup pabriknya untuk sementara waktu.

Hal ini kemudian semakin menekan pasokan mobil yang ada.

Baca juga: Permintaan PC Gaming dan Monitor Diprediksi Terus Naik hingga 2024

Sanksi pada produsen China

Perseteruan antara dua negara adidaya dunia, Amerika Serikat dan China, sudah menjadi rahasia umum. Keduanya kerap memberlakukan kebijakan untuk menjegal lawannya agar tidak banyak berkutik ketika berada di negaranya.

Misalnya yang dilakukan pemerintah AS yakni dengan memasukkan sejumlah perusahaan asal China ke daftar hitam perdagangan, investasi, hingga entity list.

Baca juga: Daftar Perusahaan Teknologi Asal China yang Didepak Donald Trump

Tak ayal beragam sanksi yang disiapkan untuk perusahaan-perusahaan China juga semakin memperburuk krisis stok chip, khususnya di dalam negeri AS itu sendiri.

Yang awalnya hanya berimbas pada industri otomotif kini telah menyebar ke industri lainnya, termasuk smartphone dan alat rumah tangga.

Ternyata, usut punya usut, produksi chip semikonduktor global sebagian besar masih dibuat di wilayah Asia. Produsen terkemuka seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd (TSMC) dan Samsung diketahui menangani produksi untuk ratusan perusahaan chip yang berbeda.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X