Google Earth Buktikan Perubahan Iklim Itu Nyata

Kompas.com - 17/04/2021, 11:07 WIB
Tamapilan fitur Timelapse 3D di situs Google Earth. KOMPAS.com/ Galuh Putri RiyantoTamapilan fitur Timelapse 3D di situs Google Earth.

KOMPAS.com - Pada 2016, Google Earth meluncurkan fitur Timelapse yang memungkinkan pengguna bisa melihat kondisi suatu tempat di berbagai belahan Bumi, berikut perubahannya dari waktu ke waktu.

Sejak awal diluncurkan, pengguna hanya bisa menjelajahi suatu tempat di masa lalu dalam mode dua dimensi (2D).

Namun, setelah lima tahun diluncurkan, akhirnya Google membawa pembaruan besar pada fitur timelapse ini, yakni dengan menghadirkan Timelapse dalam mode tiga dimensi (3D). Mode ini semakin memperkuat bahwa perubahan iklim itu nyata.

Baca juga: Cara Menentukan Arah Kiblat dengan Google Earth

Fitur Timelapse 3D bisa dipakai untuk melihat kondisi suatu wilayah yang berubah akibat perubahan iklim, seperti hutan yang semakin sedikit dan permukaan gletser yang mencair. Perubahan itu bisa dilacak hingga 37 tahun ke belakang, atau hingga tahun 1984.

Dengan Timelapse 3D ini, pengguna bisa melihat bagaimana proses perluasan kota, pertumbuhan kota-kota besar, penggundulan hutan, perluasan lahan pertanian, hingga penyurutan gletser.

Untuk bisa menghadirkan fitur ini, Google mengatakan harus mengumpulkan lebih dari 24 juta gambar satelit dari tahun 1984 hingga 2020, yang mewakili kuadriliun piksel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Butuh lebih dari dua juta jam pemrosesan di ribuan mesin di Google Cloud untuk mengumpulkan 20 petabyte citra satelit ke dalam satu mozaik video berukuran 4,4 terapixel — itu setara dengan 530.000 video dalam resolusi 4K," tulis Google.

Untuk mengakses Timelapse 3D, pengguna hanya perlu mengunjungi situs Google Earth di browser atau melalui tautan berikut. Setelah situs terbuka, klik ikon roda kemudi kapal. Lalu klik opsi "Timelapse in Google Earth".

Nantinya, di sisi kanan layar akan muncul sebuah jendela. Di bagian atas, terdapat garis waktu dari tahun 1984 hingga 2020, lengkap beserta ikon "play" untuk memulai animasi Timelapse 3D.

Pengguna bisa melihat kondisi gletser yang mencair lewat fitur Timelapse 3D di situs Google Earth. KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Pengguna bisa melihat kondisi gletser yang mencair lewat fitur Timelapse 3D di situs Google Earth.

Pengguna bisa mencari lokasi tertentu yang diinginkan untuk ditampilkan dalam Timelapse 3D di kolom "search the planet".

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X