Kompas.com - 28/04/2021, 17:49 WIB

Ini adalah salah satu skenario yang mungkin terjadi bila Permenkominfo 5/2020 berlaku secara efektif tertanggal 24 Mei 2021.

Bermasalah dari awal

Salah satu hal yang melatarbelakangi Safenet mendesak Kominfo untuk mencabut Permenkominfo 5/2020 ialah karena aturan ini dibahas secara diam-diam.

Damar menceritakan, awalnya Safenet tidak mengetahui adanya rancangan peraturan menteri soal PSE ini. Hal ini dikarenakan Kominfo melakukan pembahasan secara diam-diam dan tidak melibatkan banyak stakeholder.

Baca juga: PP 71/2019 Jadi Andalan Pemerintah Awasi Konten Pornografi dan Terorisme

Padahal menurutnya, untuk menciptakan regulasi yang bagus, pembuat kebijakan harusnya melibatkan banyak pihak, seperti masyarakat atau lembaga.

"Biasanya pembuatan regulasi bagusnya melibatkan banyak pihak-seperti pelaku industri, kelompok masyarakat sipil, hingga akademisi yang memiliki fokus pada isu internet-sehingga mendapat overview yang cukup baik," ungkap Damar.

Tak hanya pembahasannya saja yang diam-diam, kata Damar, parahnya pengesahannya pun dilakukan secara diam-diam juga.

"Ini membuat Indonesia menjadi salah satu pemerintah yg mengusulkan kerangka hukum yang memaksa platform media sosial, aplikasi, dan penyedia layanan daring, untuk menerima yurisdiksi lokal atas konten dan kebijakan serta praktik data pengguna mereka," lanjut Damar.

Kewenangan berlebih Kominfo

Dari aspek isi, Damar mengungkapkan, Permenkominfo 5/2020 ini akan memberikan kewenangan berlebihan pada Kominfo dari hulu hingga hilir.

Hal ini ia ungkap berdasarkan hasil analisis hukum atas Permenkominfo 5/2020 yang dilakukan oleh Safenet, bersama dengan ahli hukum Herlambang Wiratraman.

Damar menjelaskan, di sisi hulu, Permenkominfo 5/2020 mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik yang ada di Indonesia untuk mendaftarkan diri dan mendapatkan sertifikat tanda pengenal yang dikeluarkan oleh Kominfo.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.