Ada Celah Keamanan, Apple AirTag Bisa Diretas dan Dimodifikasi

Kompas.com - 13/05/2021, 14:11 WIB

KOMPAS.com - Pada pertengahan April lalu, Apple resmi merilis AirTag. AirTag merupakan aksesori yang berfungsi sebagai penanda dan dapat dilacak apabila benda tersebut hilang.

Namun meski baru sekitar satu bulan dirilis, aksesori tersebut berhasil diretas.

Adalah Thomas Roth, seorang peneliti keamanan asal Jerman yang mengaku berhasil meretas perangkat tersebut. Melalui akun Twitternya yang bernama "Stacksmashing", ia mengatakan proses meretas AirTag tidaklah mudah.

Selain memakan waktu selama berjam-jam, Roth mengaku telah merusak dua buah AirTag selama proses peretasan.

Roth menjelaskan bahwa ia mengatur ulang pengaturan flash mikrokontroler pada AirTag. Proses tersebut kemudian memungkinkan Roth untuk memodifikasi URL yang muncul dalam notifikasi saat mode hilang (Lost Mode).

Baca juga: Peritel Australia Tarik Apple AirTag dari Penjualan demi Keselamatan Anak

Dihimpun KompasTekno dari Mac Rumors, Kamis (13/5/2021), umumnya pengguna dapat mencari lokasi AirTag melalui aplikasi "Find My" dengan mengaktifkan fitur NFC.

Namun karena URL yang sudah dimodifikasi, Roth dapat dengan mudah mengarahkan pengguna lain yang mencoba membuka aplikasi Find My ke sebuah situs lain. Hal ini dapat disalahgunakan oleh hacker untuk membawa pengguna ke situs berbahaya.

Lewat eksperimen yang dilakukan oleh Roth, terbukti bahwa AirTag masih memiliki celah keamanan. Jika tidak segera diatasi oleh pihak Apple, kemungkinan AirTag dapat digunakan untuk tujuan phising dan modus kejahatan digital lainnya.

Baca juga: Apple Luncurkan AirTag, Aksesori Pelacak Benda yang Hilang

Salah satu hal pencegahan yang dapat dilakukan pengguna adalah dengan tidak mengakses sebuah situs asing yang muncul pada notifikasi Find App, khususnya pada AirTag yang ditemukan secara sengaja.

Selain itu, pengguna dapat menunggu pembaruan software AirTag yang telah dilengkapi dengan sistem keamanan firmware, yang kemungkinan bakal diluncurkan Apple beberapa waktu ke depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mac Rumors


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.