Kompas.com - 27/05/2021, 06:39 WIB

KOMPAS.com - Kepolisian wilayah Delhi mendatangi kantor Twitter India pada Senin (24/5/2021) pagi waktu setempat. Ada dua tim yang "menggerebek" kantor Twitter yang berlokasi di Lado Sarai dan Gurgaon.

Dalam laporan beberapa media lokal, disebutkan bahwa kepolisian datang ke kantor Twitter untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai alasan Twitter melabeli salah satu kicauan dari juru bicara partai penguasa di sana sebagai "manipulated media".

Setelah satu jam melakukan pencarian, tim yang tergabung dalam Delhi Police Special Team tersebut mengosongkan kantor Twitter karena tidak menemukan karyawan yang terlibat dengan kasus tersebut dan banyak karyawan yang bekerja dari rumah.

Baca juga: Twitter Kembali Buka Program Centang Biru, Begini Cara Mengajukannya

Pekan lalu, Pemerintah New Delhi telah mengirimkan surat kepada Twitter terkait label yang disematkan kepada juru bicara partai BJP, Sambit Patra. BJP adalah partai yang saat ini menjadi partai penguasa di India.

Dalam kicauannya, Petra menuding kongres yang dipimpin partai oposisi menggunakan sesuatu yang dinamakan "toolkit" untuk menjegal upaya pemerintah membendung pandemi Covid-19 di negaranya.

Saat ini, India sedang diterpa "tsunami" Covid-19 gelombang kedua. Bahkan, pada pekan pertama bulan Mei lalu, kasus Covid-19 di India bertambah 1,57 juta kasus dalam tujuh hari.

Selain pelonggaran, mutasi varian baru B.1617.2 yang disebut lebih cepat penularannya dibanding varian lain, menjadi pemicu meningkatnya kasus Covid-19 yang sempat mereda. Kini, India memiliki total 26,9 juta kasus Covid-19 per 25 Mei 2021.

Setelah twit itu diunggah melalui akun dengan handle @sambitswaraj pada 18 Mei 2021, organisasi pemeriksa fakta, Alt News, lantas membantah tudingan tersebut.

Tangkapan layar twit juru bicara partai BJP India yang membuat kantor Twitter di India didatangi Kepolisian Delhi.Alt News India Tangkapan layar twit juru bicara partai BJP India yang membuat kantor Twitter di India didatangi Kepolisian Delhi.

Kepolisian Delhi mengatakan menerima laporan atas label "manipulated media" yang disematkan Twitter pada kicauan Petra dan sedang menyelidiki laporan tersebut.

Baca juga: Twitter Ungkap Cara Pengguna Dapat Uang dari Fitur Spaces

Polisi beralasan datang ke kantor Twitter India untuk menyampaikan pemberitahuan penyelidikan kepada kepala Twitter India.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Gadget
Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

e-Business
Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

e-Business
Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Software
Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Gadget
Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Gadget
Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Software
Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Gadget
Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Gadget
Cara Menampilkan Avatar 3D di 'Always On Display' Oppo Reno 7

Cara Menampilkan Avatar 3D di "Always On Display" Oppo Reno 7

Gadget
Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Software
Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

e-Business
Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, 'Berantakan' dan Pakai Software iPod

Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, "Berantakan" dan Pakai Software iPod

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.