Setelah Diundur, Kompetisi DoTA2 "The International" Terancam Batal

Kompas.com - 24/06/2021, 12:03 WIB
Ilustrasi turnamen e-sports The International Dota2. Dota2.comIlustrasi turnamen e-sports The International Dota2.

KOMPAS.com - Kompetisi e-sports skala dunia untuk game multiplayer online battle arena (MOBA) besutan Valve Defense of The Ancients 2 (DoTA 2) yang ke-10 batal digelar pada 2020 lalu gara-gara pandemi Covid-19.

Turnamen tahunan yang biasa dijuluki "The International", alias "TI10" untuk tahun ke-10 tersebut lantas ditunda penyelenggaraannya hingga 2021 ini, dan rencananya bakal digelar di kota Stockholm, Swedia.

Kini, TI10 terancam kembali batal digelar. Pasalnya, Valve baru-baru ini mengonfirmasi bahwa Federasi Olahraga Swedia menolak menjadikan kompetisi tersebut sebagai "turnamen elite", atau bisa dibilang tidak setara dengan kompetisi olahraga pada umumnya.

Baca juga: Video Dota 2 Bisa Ditonton di Pesawat Air China

Konon, kompetisi e-sports yang tidak tergolong prestisius, di bawah regulasi serta "situasi politik" terkini di Swedia, tidak akan bisa digelar di sana.

Valve pun mengaku telah menemui Federasi Esports Swedia dan Visit Stockholm untuk mencari solusinya, namun hal tersebut tak membuahkan hasil.

"Satu-satunya opsi kami adalah meminta Menteri Dalam Negeri Swedia untuk kembali menjadikan kompetisi e-sports DoTA 2 sebagai ajang olahraga elite, namun permintaan kami langsung ditolak," tulis Valve dalam sebuah pengumuman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Valve menambahkan, penolakan dari pemerintah Swedia ini bakal memberikan efek domino terhadap para pemain, kru Valve, dan TI10 itu sendiri. Sebab, mereka tidak bisa masuk ke Swedia karena visanya bakal ditolak.

Baca juga: Ribuan Warga Swedia Tanam Microchip di Tubuh

Pihak Valve kini tengah menunggu keputusan pemerintah Swedia, usai mengajukan banding terkait TI10 yang hingga saat ini belum ada putusan akhirnya.

Bakal digelar di tempat lain?

Ilustrasi turnamen The International 2019 DoTA 2 di Shanghai, China.Polygon Ilustrasi turnamen The International 2019 DoTA 2 di Shanghai, China.

Sembari menunggu, pihak Valve pun mencari alternatif tempat lain agar perhelatan TI10, yang rencananya akan digelar pada 5-15 Agustus 2021 mendatang, bisa digelar secara lancar dan tidak batal digelar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X