Awas, Aplikasi ini Bisa Bikin Akun WhatsApp Anda Diblokir Permanen

Kompas.com - 07/07/2021, 15:10 WIB
Ilustrasi Whatsapp ShutterstockIlustrasi Whatsapp

KOMPAS.com - WhatsApp menjadi salah satu aplikasi perpesanan instan paling populer di dunia. Fitur-fiturnya pun semakin lama semakin lengkap dengan hadirnya sejumlah kemampuan baru.

Meski demikian, sejumlah pengguna kerap masih merasa kurang puas dengan layanan ada, sehingga memutuskan untuk beralih menggunakan aplikasi WhatsApp modifikasi, seperti WhatsApp GB atau WhatsApp Plus.

WhatsApp modifikasi yang hanya bisa diunduh lewat APK dari sumber pihak ketiga, seperti situs web menawarkan fitur yang lebih beragam ketimbang aplikasi WhatsApp resmi sehingga pengguna lebih leluasa mengutak-atik tampilan atau pengaturan WhatsApp mereka.

Baca juga: Mengenal WhatsApp GB yang Marak Dibicarakan di Twitter Hari Ini

Beberapa fitur pada aplikasi WhatsApp modifikasi yang banyak jadi favorit adalah mengubah tema dan ikon, menghilangkan status "sedang mengetik", menghilangkan centang dua, membaca pesan yang sudah dihapus, mengganti gaya huruf, dan masih banyak lagi.

Meski demikian, pihak WhatsApp secara tegas mengatakan bahwa aplikasi macam WhastApp GB dan WhatsApp Plus tersebut tidak terjamin keamanannya. WhatsApp pun mengancam bakal memblokir pengguna aplikasi hasil modifikasi itu.

Pihak WhatsApp sendiri sudah mengetahui keberadaan aplikasi WhatsApp modifikasi ini, dan menyadari bahwa sejumlah penggunanya telah menggunakan versi WhatsApp yang tak resmi itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aplikasi tidak resmi ini dikembangkan oleh pihak ketiga dan melanggar Ketentuan Layanan kami," tulis WhatsApp di laman FAQ, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (7/7/2021).

Menurut pihak WhatsApp, pemblokiran pengguna WhatsApp GB dan WhatsApp Plus dilakukan secara bertahap, dari sementara menjadi permanen. Awalnya akan muncul notifikasi bahwa  akun pengguna "diblokir untuk sementara".

Baca juga: Cara Pakai Fitur Terbaru WhatsApp, Foto Hilang Sendiri Setelah Dilihat

Pengguna masih bisa menyelamatkan akun miliknya dengan cara beralih ke aplikasi WhatsApp resmi. Namun, pengalihan akun WhatsApp hanya bisa dilakukan saat masih dalam tahap "diblokir sementara".

Jika masih bandel tak mau beralih ke aplikasi WhatsApp resmi setelah diblokir sementara, pengguna harus bersiap akun miliknya diblokir oleh WhatsApp secara permanen.

Cara beralih dari WhatsApp Mod ke WhatsApp resmi

Bila sudah diblokir untuk sementara, pengguna perlu segera beralih ke WhatsApp versi resmi agar akun WhatsApp tak diblokir secara permanen.

Namun sebelum berpindah, jangan lupa simpan dan transfer riwayat chat dari aplikasi WhatsApp modifikasi terlebih dahulu.

Bagi pengguna WhatsApp GB bisa dimulai dengan mengetuk "Opsi lainnya" > "Chat" > "Cadangan chat". Lalu buka "Setelan Telepon" > ketuk "Penyimpanan" > "File".

Temukan folder GB WhatsApp, kemudian ketuk dan tahan hingga muncul opsi di sudut kanan atas. Klik "Lainnya" > "Ubah Nama", lalu ubah nama folder menjadi "WhatsApp".

Baca juga: Grup WA Aktif dan Boros, Begini Cara Cepat Menghapus Foto dan Video di WhatsApp

Kemudian, unduh aplikasi resmi WhatsApp di Play Store. Pada layar pencadangan, ketuk "Pulihkan" > "Berikutnya". WhatsApp kemudian akan memulihkan chat yang telah dicadangkan tadi.

Cara ini mungkin akan membantu memindahkan chat dari WhatsApp GB ke aplikasi resmi, tapi WhatsApp tidak menjamin proses peralihan akan sukses 100 persen karena aplikasi tersebut tidak didukung.

Selengkapnya, panduan untuk beralih dari aplikasi WhatsApp modifikasi ke aplikasi resmi bisa dilihat di laman FAQ WhatsApp di tautan berikut.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.