JD.ID Segera Buka Gerai Fisik Keempat di Jakarta

Kompas.com - 09/07/2021, 19:45 WIB
Toko luring JD.ID bernama JD.X yang berlokasi di Mall Pantai Indah Kapuk. JD.IDToko luring JD.ID bernama JD.X yang berlokasi di Mall Pantai Indah Kapuk.

KOMPAS.com - Tahun 2018 lalu, JD.ID membuka gerai fisik pertamanya di Indonesia dengan nama JD X. Perusahaan e-commerce yang terafiliasi dengan perusahaan asal China, JD.com itu berencana membuka gerai fisik baru di Jakarta pada akhir bulan Juli ini.

Gerai luring tersebut merupakan toko offline keempat JD.ID di Indonesia. Belum diketahui bagaimana detail toko luring baru JD.ID nanti, termasuk nama dan di mana letak lokasi persisnya.

Menurut laporan KR-Asia, gerai luring baru itu akan menawarkan pengalaman berbelanja yang berbeda dari gerai biasa. Toko fisik JD.ID akan dioperasikan menggunakan stasiun pelayanan mandiri dan memberlakukan transaksi secara non-tunai.

Dengan begitu, pembeli bisa mengambil sendiri pesanan online di stasiun tersebut dan membayarnya melalui aplikasi JD.ID.

Baca juga: Toko Ritel Pertama Google Resmi Dibuka, Begini Tampilannya

"Kami fokus pada pengalaman pengguna, di mana kami menghubungkan inventori yang ada di platform online dan offline," jelas Eyvette Tung, kepala bisnis luring JD.ID, dihimpun KompasTekno dari Kr-Asia, Jumat (9/7/2021).

Pembukaan gerai fisik ini merupakan bagian dari bisnis online-to-offline (O2)). Toko fisik pertama yang dibuka adalah JD X, yang berlokasi di mall Pantai Indah Kapuk Avenue, pada 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

JD.ID mengklaim bahwa JD.X adalah toko berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pertama di Indonesia. Di dalamnya terdapat beberapa fitur mutakhir, seperti pemindai wajah dan pemindai RFID untuk mengetahui pesanan pengguna.

JD.ID membuka toko kedua, yakni JD.Hub di tahun 2018. Tahun ini, toko ketiga bernama Wellio dibuka bulan April 2021 lalu.

Kanal offline dan online JD.ID disebut saling melengkapi

Tung meyakini bahwa kanal offline dan online milik JD.ID akan saling melengkapi satu sama lain, alih-alih bersaing. "Kami memastikan bahwa O2O merupakan hal besar baru di masa yang akan datang," ujarnya.

"Kami selalu mencari peluang untuk memperluas kanal offline. Kami belum memiliki target angka berapa gerai fisik yang rencananya akan kami buka, tapi pastikan untuk melihat kami di seluruh Indonesia dalam waktu dekat," imbuh Tung.

Baca juga: Daftar 10 Marketplace Online Paling Ramai Pengunjung di Asia Tenggara

Selain gerai fisik, JD.ID juga meluncurkan Nearby Shop untuk mendukung bisnis kecil, mikro, dan menengah (UMKM) dengan menampilkan daftar UMKM yang lokasinya berdekatan dengan pengguna.

Saat ini, fitur tersebut baru tersedia di Jabodetabek dan akan segera diluncurkan di kota-kota lain.

Di antara marketpalce online lain di Indonesia, JD.ID berada di urutan kesembilan dalam hal jumlah kunjungan yang diestimasi berkisar 4 jutaan. Bisnis O2O ini bisa menjadi taktik bagi JD.ID untuk bersaing dengan para kompetitornya, seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.

Di samping JD.ID, BliBli juga memiliki gerai fisik bernama BliBliMart. E-commerce kecantikan Sociolla pun juga merambah gerai fisik di 20 lokasi di seluruh Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X