Menkominfo: TKDN Perangkat 5G Minimal Harus 30 Persen

Kompas.com - 16/09/2021, 16:30 WIB
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa angka Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) perangkat 5G minimal harus 30 persen. Menurut Johnny, hal tersebut dimaksudkan untuk memaksimalkan pemanfaatan 5G di Indonesia.

Johnny mengatakan, TKDN merupakan salah satu dari tiga bidang yang membutuhkan sinergi antar mitra lintas sektoral. Dalam menggodok aturan TKDN perangkat 5G ini, memang ada beberapa pihak yang terlibat yakni Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kominfo.

Aturan TKDN 5G ini tertuang dalam Peraturan Menteri (permen) Kemenkominfo No.2 Tahun 2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2024. Namun, belum disebutkan berapa angka pasti untuk TKDN perangkat 5G tersebut.

Baca juga: Menkominfo: Aturan TKDN Perangkat 5G Serupa 4G

Dalam Permen itu, disebutkan bahwa TKDN terbukti efektif dalam menekan impor ponsel sekitar 30 persen. Untuk itu, Menkominfo mengatakan bahwa TKDN 5G nanti juga diharapkan bisa mendorong Indonesia untuk menjadi negara produsen.

Dalam keterangan resminya kepada KompasTekno, Kamis (16/9/2021), Johnny mengatakan bahwa, selain menggodok TKDN, pemerintah juga akan melakukan pengembangan aplikasi dan talenta digital agar 5G bisa dimanfaatkan dengan maksimal,

"Pengembang aplikasi lokal perlu dibina melalui ketersediaan ekosistem pengembangan aplikasi berbasis komunitas yang menjamin daya saing dengan aplikasi global, mengingat era 4G telah menghasilkan banyak aplikasi unicorn di Indonesia," ujar Johnny.

Menkominfo menyatakan operasional 5G juga membutuhkan keterampilan yang lebih maju. Oleh karena itu dibutuhkan pula talenta digital untuk memaksimalkan pemanfaatan 5G di Indonesia.

Johnny juga menambahkan, penerapan 5G dapat memberikan potensi keuntungan bagi peningkatan investasi bisnis di Indonesia, dengan tambahan investasi sebesar Rp 591 triliun dan Rp 719 triliun pada tahun 2030 dan 2035.

"Penerapan 5G yang agresif ini menghadirkan potensi peningkatan produktivitas per kapita sebesar Rp 9,7 juta pada tahun 2030 dan 11,6 juta rupiah pada tahun 2035," papar Johnny.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Aturan TKDN untuk Perangkat 5G, Ini Besarannya

Dia melanjutkan, peningkatan lapangan kerja terkait 5G diperkirakan sebesar 4,6 juta kesempatan kerja pada tahun 2030 dan 5,1 juta kesempatan kerja pada 2035

Di Indonesia sendiri layanan 5G telah beroperasi secara komersial di sejumlah wilayah sejak Mei 2021. Pada tahap awal ini, layanan 5G tersedia di 9 wilayah di Indonesia, yaitu Jabodetabek, Solo, Medan, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Bandung, Batam, dan Denpasar.

Ke depan, Johnny mengatakan cakupan area 5G akan terus diperluas di Indonesia. Dia mengatakan pihak Kemenkominfo berkomitmen melakukan upaya terbaik untuk mengolah dan memperbaharui spektrum frekuensi untuk mendukung 5G

"Saya berharap operator jaringan seluler juga harus menunjukkan komitmen mereka untuk mengalokasikan lebih banyak belanja modal (capital expenditure) untuk infrastruktur 5G," kata Johnny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satelit SS-1 Buatan Indonesia Meluncur ke ISS Diantar Roket Elon Musk

Satelit SS-1 Buatan Indonesia Meluncur ke ISS Diantar Roket Elon Musk

Hardware
iQoo 11 Rilis di Indonesia 8 Desember, Ini Bocoran Spesifikasinya

iQoo 11 Rilis di Indonesia 8 Desember, Ini Bocoran Spesifikasinya

Gadget
Viral di TikTok Filter Suara Perempuan “Wulan”, Begini Cara Menggunakannya

Viral di TikTok Filter Suara Perempuan “Wulan”, Begini Cara Menggunakannya

Internet
Duduk Perkara iPhone Ex-inter Kena Blokir, Cuma Bisa Pakai Smartfren atau 'Unlock IMEI'

Duduk Perkara iPhone Ex-inter Kena Blokir, Cuma Bisa Pakai Smartfren atau "Unlock IMEI"

Gadget
Kerusuhan di Pabrik iPhone Bikin Saham Apple Rontok

Kerusuhan di Pabrik iPhone Bikin Saham Apple Rontok

e-Business
Viral Foto Avatar Lensa AI di Instagram, Begini Cara Gratis Bikinnya

Viral Foto Avatar Lensa AI di Instagram, Begini Cara Gratis Bikinnya

Software
Pendiri Perusahaan Kripto Amber Group Ditemukan Meninggal Saat Tidur

Pendiri Perusahaan Kripto Amber Group Ditemukan Meninggal Saat Tidur

e-Business
Layar HP Mendadak Jadi Ungu, Apa Penyebabnya?

Layar HP Mendadak Jadi Ungu, Apa Penyebabnya?

Gadget
Data Pengguna Facebook Bocor, Meta Didenda Rp 4,3 Triliun

Data Pengguna Facebook Bocor, Meta Didenda Rp 4,3 Triliun

e-Business
Cristiano Ronaldo Pakai HP Rp 20 Jutaan di Mobil Khusus untuk Google Maps?

Cristiano Ronaldo Pakai HP Rp 20 Jutaan di Mobil Khusus untuk Google Maps?

Gadget
Cerita Pengguna iPhone 'Ex-Inter' Keluhkan Hilang Sinyal, Ditawari Pakai Smartfren atau Unblock IMEI

Cerita Pengguna iPhone "Ex-Inter" Keluhkan Hilang Sinyal, Ditawari Pakai Smartfren atau Unblock IMEI

Gadget
[POPULER TEKNO] Perseteruan Elon Musk Vs Apple | Penyebab Layar Ponsel Bewarna Ungu | Menanti Tablet Oppo Pad Air di Indonesia

[POPULER TEKNO] Perseteruan Elon Musk Vs Apple | Penyebab Layar Ponsel Bewarna Ungu | Menanti Tablet Oppo Pad Air di Indonesia

Internet
Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Software
Pengertian GUI, Cara Kerja, dan Contohnya

Pengertian GUI, Cara Kerja, dan Contohnya

Software
Aplikasi FIFA Error, Penonton Piala Dunia 2022 di Qatar Dikasih Tiket Kertas Tulisan Tangan

Aplikasi FIFA Error, Penonton Piala Dunia 2022 di Qatar Dikasih Tiket Kertas Tulisan Tangan

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.