Kompas.com - 04/11/2021, 07:41 WIB
Apple iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max dalam 2 varian warna AppleApple iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max dalam 2 varian warna

KOMPAS.com - Kelangkaan chip yang terus berlangsung memaksa Apple untuk memutar otak. Demi memproduksi jajaran smartphone iPhone 13, Apple diketahui rela memangkas sebagian bahan baku iPad.

Indikasi tersebut terlihat dari menurunnya jumlah produksi iPad dalam dua bulan terakhir. Dibandingkan dengan rencana awal Apple, proses produksi iPad terpantau merosot hingga 50 persen sepanjang September dan Oktober 2021.

Secara keseluruhan, iPhone dan iPad memang memiliki susunan komponen yang cukup serupa, terutama pada bagian chip dan periferal.

Baca juga: iPhone 13 Bisa Dipesan Mulai 12 November di Indonesia, Ini Perkiraan Harganya

Kondisi ini kemudian dimanfaatkan oleh Apple untuk mendistribusikan sejumlah komponen iPad sebagai penunjang produksi perangkat iPhone.

Selain iPad, perusahaan asal Cupertino, AS, itu bahkan turut mengalokasikan sejumlah komponen iPhone model lama, demi mendongkrak produksi iPhone 13.

Upaya ini rupanya sengaja dilakukan Apple demi memastikan ketersediaan stok iPhone 13 saat diluncurkan pada 24 September lalu.

Sebab, iPhone 13 merupakan salah satu perangkat yang diprediksi akan menerima permintaan dalam jumlah yang besar di pasaran.

Hal tersebut cukup masuk akal, mengingat tren permintaan smartphone yang cenderung lebih kuat dibandingkan iPad, terlebih saat ini wilayah Barat mulai pulih dari dampak pandemi Covid-19.

Kendati demikian, permintaan iPad nyatanya cukup tinggi berkat tren work from home (wfh) dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang marak dilakukan selama pandemi.

Firma riset IDC mencatat jumlah pengiriman iPad global naik sekitar 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: iPad 9 Resmi Dirilis, Bawa Fitur Populer dari iPad Pro

Tercatat bahwa Apple telah mengapalkan setidaknya 53,2 juta unit perangkat dengan pangsa pasar 32,5 persen.

Sebagai perbandingan, pada sembilan bulan terakhir, jumlah iPad yang dikirim di pasar global tercatat mencapai 40,3 juta unit.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Nikkei Asia, Kamis (4/11/2021), angka tersebut naik sebanyak 17,83 persen dibandingkan pada periode yang sama pada tahun lalu.

Upaya alokasi komponen yang dilakukan Apple bukan termasuk sebagai hal baru. Pada 2020 lalu, Apple diketahui telah mengalihkan sejumlah komponen iPad untuk iPhone 12.

Konsumen iPad terdampak

iPad Mini 6macrumors iPad Mini 6

Dengan diberlakukan upaya alokasi komponen ini, peminat yang telah memesan iPad nampaknya harus menunggu waktu yang lebih lama.

Di wilayah AS atau Eropa, iPad versi 256 GB yang telah dipesan baru akan dikirimkan setidaknya pada 15 Desember 2021. Peminat yang telah memesan iPad Mini, Apple baru akan mengapalkan tablet tersebut pada awal Desember 2021 mendatang.

Konsumen di wilayah China harus menunggu setidaknya hingga enam minggu ke depan apabila ingin membeli sebuah iPad baru.

Baca juga: Banyak Peningkatan, Ini Bedanya iPad Mini 6 dan iPad Mini 5

Karena kondisi krisis komponen, jumlah pendapatan iPad sepanjang Oktober-Desember diprediksi akan menurun. Setidaknya begitu menurut CFO Apple, Luca Maestri.

Meski demikian, analis teknologi di Counterpoint Research Brady Wang menilai bahwa tindakan alokasi komponen yang dilakukan Apple terbilang wajar.

"Skala pengiriman iPhone sekitar 200 juta unit per tahun jauh lebih besar daripada iPad. Ekosistem yang paling penting dan krusial terpusat pada iPhone, yakni produk ikoniknya," jelas Wang.

Menurut Wang, potensi menurunnya jumlah peminat iPad jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pengguna iPhone.

"Lebih sedikit pengguna yang akan beralih ke tablet Android jika mereka mempertimbangkan untuk membeli iPad, meski menunggu dengan waktu yang lama. Namun, ada kemungkinan bahwa pengguna akan segera beralih ke ponsel Android jika mereka tidak dapat segera membeli iPhone," pungkas Wang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.