Riset: Setengah Pengguna Internet di Indonesia Andalkan Video untuk Belajar

Kompas.com - 10/05/2022, 19:02 WIB
Ilustrasi belajar online. DOK. FREEPIKIlustrasi belajar online.

KOMPAS.com - Lebih dari separuh pengguna internet di Indonesia ternyata mengandalkan video di internet untuk belajar, tutorial, dan melakukan sesuatu (how-to).

Hal tersebut terungkap dalam laporan terbaru bertajuk "Digital 2022 - April Global Statshot Report" yang dipublikasi oleh HootSuite dan We Are Social.

Secara umum, laporan Digital 2022 tersebut menyajikan wawasan tentang tren dan lanskap digital dan internet global untuk tahun 2022. Salah satunya tren penggunaan video online sebagai sumber belajar.

Berdasarkan laporan itu, mayoritas atau sebanyak 58,5 persen pengguna internet berusia 16 hingga 64 tahun di Tanah Air, menonton video how-to, video tutorial, atau video pembelajaran setiap minggunya.

Baca juga: Lebih dari 90 Persen Warganet Indonesia Mengakses Internet lewat Ponsel

Jumlah pengguna internet di Indonesia sendiri dilaporkan mencapai 204,7 juta jiwa per Januari 2022. Atau 73,7 persen dari total populasi Indonesia yang mencapai 277,7 juta jiwa.

Hal ini sebagaimana tertuang dilaporan Digital 2022 terpisah, khusus untuk Indonesia yang juga dipublikasi oleh Hootsuite dan We Are Social.

Jadi, bila mengacu dengan angka tersebut, maka bisa dikatakan ada 119,7 juta pengguna internet di Indonesia yang mengandalkan video online untuk belajar, tutorial, dan mengerjakan sesuatu (how-to).

Paling banyak nomor enam di dunia

Tangkapan layar dari laporan Digital 2022, soal daftar negara-negara di dunia yang pengguna internetnya paling banyak mengandalkan video online sebagai sumber belajar dan tutorial.Hootsuite & We Are Social Tangkapan layar dari laporan Digital 2022, soal daftar negara-negara di dunia yang pengguna internetnya paling banyak mengandalkan video online sebagai sumber belajar dan tutorial.
Bila dibandingkan dengan negara ASEAN, pengguna internet Indonesia lebih banyak mengandalkan video online untuk belajar (58,5 persen), ketimbang negara Malaysia (53 persen), Vietnam (48,7 persen), dan Thailand (38,3 persen).

Tren penggunaan video online sebagai sumber belajar di Indonesia itu juga jauh lebih tinggi bila dilihat dari kacamata global. Bila diurutkan, Indonesia masuk 10 besar dunia, tepatnya di posisi keenam.

Baca juga: Berapa Kecepatan Internet Seluler dan WiFi di Indonesia pada 2022 Ini?

Persentase pengguna internet dunia yang mengandalkan video online untuk belajar sendiri hanya sebesar 46,4 persen, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari DataReportal, Selasa (10/5/2022).

Untuk lebih jelasnya, berikut daftar 10 negara dengan pengguna internetnya paling banyak mengandalkan video online sebagai sumber belajar di dunia, versi laporan Digital 2022:

  1. Filipina (69,8 persen)
  2. Afrika Utara (66,3 persen)
  3. Turki (61,6 persen)
  4. Brasil (61,5 persen)
  5. India (60,5 persen)
  6. Indonesia (58,5 persen)
  7. Kenya (57,3 persen)
  8. Kolombia (55,3 persen)
  9. Arab Saudi (53,7 persen)
  10. Uni Emirat Arab (53,6 persen)
  11. Rata-rata dunia (46,4 persen)

Laporan "Digital 2022 - April Global Statshot Report" yang dipublikasi oleh HootSuite dan We Are Social selengkapnya dapat dibaca melalui tautan berikut ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.