Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menkominfo Jelaskan Tantangan ASO dan Pembagian STB Gratis

Kompas.com - 20/08/2022, 07:45 WIB
Lely Maulida

Penulis

>

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menjalankan program penghentian siaran TV analog Analog Switch Off (ASO) di Indonesia.

Program ini menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate melibatkan tiga aspek, yaitu insfrastruktur multipleksing atau mux, perusahaan penyiaran sebagai penyedia konten dan lainnya, serta penerima atau masyarakat.

Dari aspek masyarakat, tidak semua warga atau rumah tangga memiliki perangkat yang siap menerima siaran TV digital, jika siaran TV analog dimatikan sepenuhnya.

Untuk itu, Kominfo dan pihak terkait seperti pemerintah daerah perlu melakukan pengecekan guna memastikan masyarakat dapat menikmati siaran TV digital. Hal ini juga disebut merupakan tantangan bagi Kominfo dan pihak terkait, dalam melaksanakan ASO.

Baca juga: Migrasi Siaran TV Analog ke Digital Tak Pakai Tahapan Lagi, Utamakan Daerah yang Siap

"Infrasturkturnya ada, broadcaster-nya siap menyiarkan, penerimanya yang tidak siap. Perangkat penerima, atau TV di masyarakat belum sepenuhnya memenuhi DVB-T2 atau perangkat TV penerima sinyal digital. Ini yang belum," kata Johnny dalam diskusi publik yang digelar di Jakarta, Jumat (19/8/2022).

"Tapi dari sisi perangkat TV digital, kita perlu memastikan bahwa seluruh TV masyarakat mempunyai kemampuan dan sisi teknis untuk menerima siaran TV digital, pada saat siaran TV analognya dimatikan. Ini yang menjadi persoalan," imbuhnya.

Untuk menunjang siaran TV digital sendiri, masyarakat yang masih menggunakan TV analog harus memiliki perangkat penerima dan konversi siaran TV digital atau disebut Set Top Box (STB).

Adapun masyarakat yang sudah menggunakan TV yang mampu menerima siaran TV digital, bisa langsung menikmati siaran TV digital tanpa STB.

Pastikan data penerima STB gratis valid

Kominfo dan beberapa pihak terkait termasuk penyelenggara mux, akan membantu menyediakan STB secara gratis bagi masyarakat yang dikategorikan tidak mampu.

Baca juga: 5 Smart TV Murah buat Nonton Siaran TV Digital Tanpa STB, mulai Rp 1 Juta-Rp 2 Jutaan

Menurut Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, ada 7,9 juta rumah tangga miskin, di mana 6,7 juta di antaranya berada di wilayah terdampak ASO.

Dari data tersebut, diasumsikan 6,7 juta rumah tangga miskin memiliki TV analog dan akan menjadi sasaran distribusi STB gratis dari pemerintah. Akan tetapi menurut Menkominfo, data rumah tangga miskin berdasarkan DTKS tersebut berbeda dengan data rumah tangga yang membutukan STB.

Untuk itu, Kominfo bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menghimpun data yang lebih valid dalam menentukan jumlah rumah tangga yang memerlukan STB gratis.

"Data keluarga miskin untuk STB, berbeda dengan data keluarga untuk perlindungan sosial. Karena tidak semua yang ada di perlindungan sosial, membutuhkan STB, sehingga kita butuh data yang betul-betul ril. Di situlah peran pemerintah daerah," jelas Johnny.

ASO tak lagi 3 tahap

Kominfo menetapkan fokus migrasi siaran TV analog ke digital saat ini di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Rencana ini berubah dari semula, karena Kominfo menetapkan ASO dibagi dalam tiga tahap, mulai dari tahap pertama selesai 30 April, tahap 2 (selesai 25 Agustus) dan tahap 3 (selesai 2 November).

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Harus Beralih dari TV Analog ke TV Digital

Meski berubah, tenggat akhir ASO tetap dijadwalkan pada 2 November mendatang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Software
2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

Software
Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin 'Aesthetic'

Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin "Aesthetic"

Gadget
Oppo Gelar 'Nobar' Final Liga Champions di Jakarta

Oppo Gelar "Nobar" Final Liga Champions di Jakarta

Internet
Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera 'Upgrade'

Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera "Upgrade"

Software
Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Gadget
6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final 'PUBG Mobile' PMSL SEA Summer 2024

6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final "PUBG Mobile" PMSL SEA Summer 2024

Game
Ini Dia Juara 'Free Fire' FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Ini Dia Juara "Free Fire" FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Game
Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

e-Business
Sejarah QR Code, Kode 'Kotak-kotak' yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Sejarah QR Code, Kode "Kotak-kotak" yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Internet
Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Internet
HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

Gadget
Fitur Flipside Instagram Dihapus, Tombol 'Kunci' Hilang dari Halaman Profil

Fitur Flipside Instagram Dihapus, Tombol "Kunci" Hilang dari Halaman Profil

Software
HP Vivo Y28 Resmi di Indonesia dengan Baterai 6.000 mAh, Harga mulai Rp 2 Jutaan

HP Vivo Y28 Resmi di Indonesia dengan Baterai 6.000 mAh, Harga mulai Rp 2 Jutaan

Gadget
Canalys: Pasar Smartphone di ASEAN Tumbuh, Dipimpin Samsung

Canalys: Pasar Smartphone di ASEAN Tumbuh, Dipimpin Samsung

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com