Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Lama Anak Boleh Main Gadget?

Kompas.com - 20/09/2022, 08:30 WIB
Lely Maulida,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seiring berkembangnya era digital, fenomena penggunaan gadget oleh anak-anak semakin lumrah ditemui di tengah masyarakat. Bahkan, tidak sedikit orangtua yang memberikan gadget ketika anak rewel atau sekadar membuatnya anteng.

Penggunaan gadget oleh anak-anak sendiri sebenarnya sah-sah saja, selagi cara dan waktu atau durasinya diatur dengan tepat. Sebab, bila anak dibebaskan menggunakan gadget, dampaknya bisa membuat anak tidak fokus hingga kecanduan. Lantas berapa lama durasi main gadget yang ideal untuk anak?

Aturan waktu main gadget bagi anak

Menurut Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Ayoe Sutomo, penggunaan gadget oleh anak-anak perlu diatur durasinya. Lamanya penggunaan gadget disesuaikan dengan usia anak-anak, mulai dari di bawah 2 tahun, 2-5 tahun, hingga anak-anak usia 6 tahun ke atas.

Baca juga: Berapa Usia Ideal untuk Memberi Gadget Pertama pada Anak?

Tak hanya durasinya yang diatur, program atau kontennya juga harus dipilih yang interaktif, sehingga anak tak hanya menikmati konten, namun turut berinteraksi dengan konten yang ia tonton bersama orang tua maupun pendamping.

  • Durasi waktu main gadget anak usia di bawah 2 tahun

Anak usia di bawah 2 tahun atau usia 2 tahun sebenarnya belum direkomendasikan untuk menggunakan gadget. Sebab, anak pada usia ini sebenarnya perlu stimulus dengan aktivitas fisik.

"(Anak) dua tahun sebetulnya belum direkomendasikan," kata Ayoe.

Namun, karena paparan gadget kian kuat, mereka dibolehkan memakai gadget dengan durasi maksimal satu jam per hari.

"Mengingat paparan gadget sedemikian kuat, apalagi untuk anak-anak gen Alpha (kelahiran 2010-2024) dan bayi-bayi sudah terpapar gadget, memang ada beberapa rujukan rekomendasi lainnya yang menyatakan usia di bawah 1,5 tahun boleh (memainkan gadget), tetapi tidak lebih dari satu jam per hari," imbuh Ayoe kepada KompasTekno.

Adapun program yang dapat dipilih untuk anak di bawah usia 2 tahun hingga 2 tahun yaitu program yang interaktif dan bersifat dua arah. Dengan demikian, anak tidak hanya menjadi pendengar saja.

Tak lupa, pendampingan orangtua selama menggunakan gadget juga sangat dianjurkan oleh psikolog.

Baca juga: Begini Cara Mengenalkan Smartphone pada Anak Usia Dini Menurut Psikolog

  • Durasi waktu main gadget anak usia 2-5 tahun

Serupa dengan kategori sebelumnya, anak berusia 2-5 tahun juga diperbolehkan menggunakan gadget dengan durasi maksimal sekitar 1 jam per hari. Mengingat anak usia ini juga belum memahami konten di internet, maka pendampingan orangtua juga diperlukan ketika mereka menggunakan gadget.

Program atau konten yang dinikmati anak juga harus dipilih yang sifatnya inteaktif dua arah dan bisa mengajak anak untuk berbicara.

"Program yang dipilih pun harus interaktif atau dua arah, yang mengajak anak untuk ikut berbicara. Orangtua di sampingnya ikut mendorong anak untuk menstimulasi pola pikirnya, bagaimana anak berbicara, sehingga pendampingan penting sekali," ujar Ayoe.

Baca juga: Perlukah Anak-anak Main Gadget?

  • Durasi waktu main gadget anak usia 6 tahun ke atas

Meski durasinya bisa lebih lama, frekuensi penggunaan gadget untuk anak usia 6 tahun ke atas justru sebaiknya dikurangi menjadi 1-2 jam pada akhir pekan saja. Pasalnya, anak pada usia ini umumnya sudah dapat berkomunikasi dengan jauh lebih baik dan lancar. Jadi, penggunaan gadget hanya untuk bermain bukan belajar.

Akan tetapi, terlepas dari komunikasinya yang sudah lebih lancar, anak usia 6 tahun ke atas juga masih perlu pendampingan orangtua ketika menggunakan gadget. Sebab, informasi dari konten yang dia tonton kemungkinan tidak tersaring dengan baik.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com