Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kesalahan Saat Mengecas Smartphone

Kompas.com - 27/09/2022, 19:30 WIB
Caroline Saskia,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Sumber GizChina

KOMPAS.com - Baterai menjadi salah satu aspek krusial smartphone. Oleh sebab itu, kesehatan baterai perlu dijaga agar smartphone tetap bisa digunakan dengan maksimal.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang bisa merusak performa baterai smartphone. Salah satunya adalah kebiasaan mengisi daya (charging) ponsel yang tidak tepat.

Misalnya, menggunakan charger yang tidak orisinil atau menggunakan ponsel ketika masih diisi daya.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa mempengaruhi kesehatan baterai dan kinerja ponsel. Berikut beberapa kesalahan saat mengecas smartphone yang bisa merusak kesehatan baterai, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Gizchina, Rabu (27/9/2022).

Baca juga: Mengecas iPhone 14 Bakal Lebih Ngebut dari iPhone Sebelumnya?

1. Tidak menggunakan adapter dan kabel charger yang orisinil

Salah satu kesalahan besar saat mengisi daya adalah tiddak menggunakan pengisi daya orisinil. Sebab, penggunaan adapter dan kabel yang abal-abal bisa merusak komponen baterai.

Selain menggunakan adapter dan kabel charger orisinil, pengguna juga bisa membeli di gerai aksesori yang terpercaya kualitasnya dan kompatibel dengan perangkat Anda.

2. Membiarkan baterai mati total atau mengecas hingga 100 persen

Biasanya, perangkat akan mengirim notifikasi pengisian daya ketika persentase baterai berada di bawah 20 persen. Apabila mendapat notifikasi ini, segera lah mengisi baterai dan jangan biarkan daya benar-benar tersisa nol persen.

Sebab, daya smartphone yang ideal berada di kisaran 20-80 persen. Ketika ponsel berada di titik daya terendah, perangkat akan mengalami error/lag atau kinerjanya menjadi lelet.

Nah, apabila kebiasaan ini diteruskan, akan menyebabkan kerusakan internal pada perangkat.

Tidak hanya membiarkan daya habis total, kebiasaan mengisi daya hingga penuh juga berpotensi merusak baterai. Ada baiknya, charger segera dicabut ketika daya terisi hingga 98 persen.

Jika selalu mengisi daya hingga 100 persen, maka akan mempengaruhi usia baterai.
Sebab, setiap baterai memiliki kuota siklus pengisi daya penuh. Umumnya, pengisian daya penuh yang dianjurkan hanya sekali dalam sebulan.

Baca juga: Benarkah Main HP Sambil Mengecas Bisa Bikin Ponsel Meledak?

3. Membiarakan adapter tertancap di stopkontak

Tablet ini dibekali baterai berkapasitas 5.100 mAh dengan dukungan fast charging 15W.  Dalam paket penjualan, Samsung hanya menyertakan adapter charger 7,8W. Jadi, pengguna harus membeli adapter charger fast charging dengan kocek sendiri. Bila tanpa adapter fast charging, pengisian daya tablet dari 15 persen hingga penuh, memakan waktu cukup lama, yakni hingga 3,5 jam.KOMPAS.com/ GALUH PUTRI RIYANTO Tablet ini dibekali baterai berkapasitas 5.100 mAh dengan dukungan fast charging 15W. Dalam paket penjualan, Samsung hanya menyertakan adapter charger 7,8W. Jadi, pengguna harus membeli adapter charger fast charging dengan kocek sendiri. Bila tanpa adapter fast charging, pengisian daya tablet dari 15 persen hingga penuh, memakan waktu cukup lama, yakni hingga 3,5 jam.

Smartphone sekarang ini mampu menghentikan pengisian daya ketika baterai sudah terisi penuh (0-100 persen). Namun, hal tersebut tidak mengindikasikan kabel pengisi daya juga berhenti menghantarkan listrik.

Nah, untuk menjaga kesehatan dari kabel dan adaptor pengisi daya, segera cabut adaptor dari stopkontak untuk menghentikan aliran listrik.

4. Membiarkan suhu perangkat tetap panas

Saat smartphone mulai panas ketika digunakan, segera lah untuk mengistirahatkannya. Sebab, membiarkan perangkat dengan suhu tinggi akan merusak komponen internal.

Suhu amat penting untuk menjaga daya tahan dan meningkatkan masa pakai baterai. Membiarkan smartphone dengan suhu yang tinggi bisa menekan baterai dan membuat kapasitasnya cepat berkurang ketika berada di suhu normal.

Baca juga: Apakah Boleh iPhone Dicas hingga Penuh 100 Persen?

5. Memainkan ponsel saat mengisi daya

Ingin memiliki ponsel yang bisa awet atau tahan lama? Salah satu kebiasaan yang harus dihentikan adalah menggunakannya saat mengisi daya.

Jangan bermain game atau menonton video menggunakan ponsel yang sedang dicas. Hal tersebut dapat membuat suhu perangkat menjadi panas sehingga membuat baterai menjadi boros.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Puluhan Karyawan Bank Dipecat Karena Pura-pura Kerja Pakai 'Keyboard Palsu'

Puluhan Karyawan Bank Dipecat Karena Pura-pura Kerja Pakai "Keyboard Palsu"

Internet
WhatsApp Siapkan Fitur Transfer Chat Pakai QR Code, Lebih Gampang

WhatsApp Siapkan Fitur Transfer Chat Pakai QR Code, Lebih Gampang

Software
Badan Siber RI Ungkap Penyebab Gangguan Pusat Data Nasional

Badan Siber RI Ungkap Penyebab Gangguan Pusat Data Nasional

Internet
2 Cara Membuat Tulisan Kosong di WhatsApp dengan Mudah, Tanpa Aplikasi

2 Cara Membuat Tulisan Kosong di WhatsApp dengan Mudah, Tanpa Aplikasi

Software
Akun X Twitter Ditangguhkan? Begini Cara Mengatasinya

Akun X Twitter Ditangguhkan? Begini Cara Mengatasinya

Software
Meski Punya Valuasi Tertinggi, Nvidia Ternyata Masih Kurang Dikenal

Meski Punya Valuasi Tertinggi, Nvidia Ternyata Masih Kurang Dikenal

e-Business
Cara Buat Tulisan Bergerak Mengikuti Objek di CapCut

Cara Buat Tulisan Bergerak Mengikuti Objek di CapCut

Software
Tabel Spesifikasi Samsung Galaxy M15 5G dan Harganya di Indonesia

Tabel Spesifikasi Samsung Galaxy M15 5G dan Harganya di Indonesia

Gadget
Kenapa Link di Bio Instagram Tidak Bisa Diklik? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa Link di Bio Instagram Tidak Bisa Diklik? Begini Cara Mengatasinya

Software
'PHP' Apple ke Indonesia, Sudah Bertemu Jokowi Malah Buka Apple Store Duluan di Malaysia

"PHP" Apple ke Indonesia, Sudah Bertemu Jokowi Malah Buka Apple Store Duluan di Malaysia

e-Business
Unboxing dan Menjajal Samsung Galaxy M15 5G Harga Rp 2 Jutaan di Indonesia

Unboxing dan Menjajal Samsung Galaxy M15 5G Harga Rp 2 Jutaan di Indonesia

Gadget
Kementerian Kominfo Minta Akses Internet ke Kamboja dan Filipina Diputus untuk Berantas Judi Online

Kementerian Kominfo Minta Akses Internet ke Kamboja dan Filipina Diputus untuk Berantas Judi Online

Internet
5 Cara agar WhatsApp Tidak Terlihat Online dengan Mudah dan Praktis

5 Cara agar WhatsApp Tidak Terlihat Online dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Trik Mudah Kirim Foto Anti-pecah di WhatsApp, Begini Caranya

Trik Mudah Kirim Foto Anti-pecah di WhatsApp, Begini Caranya

Software
Ulefone Armor 27T Pro Dirilis, HP Tangguh Baterai 10.000 mAh dan Tahan Suhu Ekstrem

Ulefone Armor 27T Pro Dirilis, HP Tangguh Baterai 10.000 mAh dan Tahan Suhu Ekstrem

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com