Kompas.com - 09/11/2022, 10:45 WIB

KOMPAS.com - Harga kripto Bitcoin anjlok ke level terendah senilai 17.166 dollar AS (268 juta) per keping koin pada Selasa (8/11) waktu Amerika Serikat.

Harga Bitcoin tersebut menandai harga terendah tahunan bagi Bitcoin setelah sebelumnya naik ke level 21.500 dollar AS (Rp 336 juta) per keping koin pada 4 November.

Harga Bitcoin ini juga tercatat sebagai harga terendah sejak November 2020 atau dua tahun lalu.

Penurunan harga Bitcoin terjadi setelah kabar rencana bursa kripto Binance mengakuisisi FTX mencuat di Twitter.

Baca juga: Google Cloud Bisa Dibayar dengan Bitcoin dkk

CEO FTX, Sam Bankman-Fied, melalui akun Twitter pribadinya berkata bahwa Binance akan membeli bisnis FTX non-AS. Namun nilai kesepakatan kedua perusahaan tidak diungkapkan.

Tak lama setelah postingan itu dipublikasikan, CEO Binance, Changpeng Zhao mengonfirmasi kabar tersebut dan mengamini postingan Bankman-Fied.

Spekulasi pasar menyebutkan bahwa kerugian yang dialami FTX bisa berdampak pada defisit keuangan hingga 6 miliar dollar AS (Rp 93,9 triliun).

Tak heran bila investor berbondong-bondong menarik dana mereka secara massal dari platform FTX. Kekhawatiran ini lah yang turut berdampak pada anjloknya harga Bitcoin.

Baca juga: Hacker Curi Token Kripto Binance Senilai Rp 8,7 Triliun

Tak hanya Bitcoin, kondisi ini juga turut mengoreksi harga uang kripto lainnya termasuk Ethereum. Harga Ethereum pada saat yang sama turun menjadi 1.311 dollar AS (Rp 20,5 juta) per keping.

Token kripto milik FTX atau disebut FTX Token (FTT) juga ambles 76,4 persen serta Solana turun 26,4 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.