Kompas.com - 17/11/2022, 09:19 WIB

HAWAII, KOMPAS.com - Snapdragon 8 Gen 2 yang diperkenalkan Qualcomm, pada Selasa (15/11/2022), menjadi chipset pertama dari Qualcomm, yang dibekali teknologi ray tracing.

Ray tracing merupakan teknologi visual yang memanfaatkan pencahayaan untuk memberi kesan lebih nyata dalam video game. Ray tracing di Snapdragon 8 Gen 2 diklaim membuat game tampak lebih realistis.

Menurut Senior Director Technology, Snapdragon Studios Qualcomm Technologies, Todd Lemoinne, Qualcomm menghadirkan teknologi ini karena ingin membawa kualitas pencahyaan ray tracing layaknya komputer atau laptop gaming, ke smartphone.

Hal tersebut dilakukan untuk memberi pengalaman terbaik saat pengguna perangkat dengan Snapdragon 8 Gen 2 memainkan game mobile.

Baca juga: ARM Umumkan Immortalis, Hadirkan Ray Tracing ala PC di Smartphone

"Kami ingin membawa pengalaman yang lebih realistis ke mobile gaming. Dengan teknologi ray tracing melalui Snapdragon Elite Gaming, kami ingin menghadirkan pengalaman game triple AAA dari laptop ke smartphone," kata Todd.

Teknologi ray tracing yang dibawa chipset Snapdragon 8 Gen 2, dihasilkan dari hardware khusus, bukan memanfaatkan software.

Sehingga menurut Todd, perangkat yang ditenagai Snapdragon 8 Gen 2 akan dapat menampilkan visualisasi cahaya yang lebih natural saat bermain game.

Misalnya, saat menampilkan bayangan atau refleksi objek ketika berada di atas air dalam sebuah game.

Kendati demikian, ray tracing ini baru akan tersedia jika layar perangkat sudah mendukung resolusi 2K (2560 x 1440 piksel ).

Kerja sama dengan Ubisoft

Salah satu pengembang game yang saat ini digandeng Qualcomm adalah Ubisoft.

Baca juga: Qualcomm Rilis Snapdragon AR2 Gen 1, Chipset Khusus Kacamata AR

Todd mengatakan, salah satu game bikinan Ubisoft yang dapat berjalan optimal dengan ray tracing di Snapdragon 8 Gen 2 adalah Rainbow Six Mobile. Game ini akan dirilis pada 2023 mendatang.

"Ada 30 game lain yang sedang dibikin, yang dioptimasi untuk ray tracing di Snapdragon 8 Gen 2. 30 game itu digarap menggunakan Unreal Engine 5," kata Todd.

Ray tracing bikin panas?

Saat ditanya soal potensi panas berlebih ketika ray tracing menyala, Todd sendiri tidak menjawab secara jelas. Ia hanya menekankan bahwa ray tracing di Snapdragon 8 Gen 2 mengedepankan efisiensi daya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.