Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LG Diminta Tarik 56.000 Smart TV karena Rentan Jatuh

Kompas.com - 17/01/2023, 09:01 WIB

KOMPAS.com - Komisi Keamanan Produk Konsumen (Consumer Product Safety Commission/CPSC) Amerika Serikat mengeluarkan peringatan penarikan untuk 56.000 unit televisi pintar (smart TV) ukuran 86 inci bikinan LG Electronics pada 12 Januari 2023.

Musababnya, puluhan ribu smart TV tersebut memiliki dudukan yang tidak stabil, sehingga TV berpotensi jatuh dan menciderai anak dan orang lain.

Dalam situs resminya, CPSC mengumumkan LG harus menarik empat model smart TV 86 inci dengan nomor model 86UQ8000AUB, 86UQ7070ZUD, 86UQ7590PUD, dan 86NANO75UQA. Smart TV ini harus ditarik dari wilayah pasar Amerika Serikat (52.000 unit), Kanada (1.800 unit), dan Meksiko (2.900 unit).

CSPC menyarankan para pemilik empat model smart TV itu disarankan untuk segera melepas kaki (dudukan TV) yang terpasang. Lalu, menempatkan TV di tempat yang aman jauh dari jangkauan anak-anak. Namun, jika memasang TV di dinding, konsumen tidak perlu melakukan apapun untuk saat ini.

Baca juga: Beda Resolusi Layar HD, Full HD, Ultra HD, 2K, 4K, 8K, 10K di HP, TV, dan Lainnya

Pantauan KompasTekno, LG Indonesia juga memasarkan smart TV UHD berukuran 86 inci di Tanah Air. Namun menurut penelusuran kami di situs resmi LG Indonesia, empat nomor model yang disebutkan Komisi Keamanan Produk Konsumen AS untuk ditarik dari pasaran tidak masuk ke Tanah Air.

Tanggapan LG

Menurut laporan outlet media Digital Trends, LG tidak percaya bahwa dudukan TV bikinannya berbahaya. Menurut LG, pemasangan kaki TV yang salahlah yang menyebabkan masalah.

"Pengamatan kami, pemasangan dudukan yang tidak tepat pada model TV UHD LG 86 inci tertentu dapat menimbulkan kerentanan. Namun, kerentanan ini hanya terjadi jika dudukan tidak dipasang dengan benar," tulis LG dalam keterang resminya.

LG mengatakan, saat dudukan TV dipasang persis seperti yang dijelaskan dalam petunjuk produk, dan semua sekrup yang disediakan digunakan dan dikencangkan dengan benar, kerusakan struktural ini tidak akan terjadi.

Baca juga: LG Akan Setop Produksi Panel TV LCD, Beralih Fokus ke OLED

LG Electronics meyakini bahwa TV UHD ukuran 86 inci bikinannya itu tidak cacat dan tidak menimbulkan bahaya produk yang substansial atau risiko yang membahayakan konsumen. Sebab, keselamatan konsumen adalah hal yang sangat penting bagi LG.

Namun, LG tak sepenuhnya angkat tangan. Sebagai tindakan kolektif, LG telah menawarkan instruksi tambahan kepada konsumen (baik dalam format tertulis maupun video) tentang cara melakukan inspeksi diri secara menyeluruh untuk memastikan pemasangan elemen dudukan yang benar.

Tindakan tambahan, seperti kunjungan teknisi dan sekrup baru atau elemen dudukan, juga telah dipertimbangkan sesuai situasi masing-masing konsumen, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Digital Trends, Selasa (17/1/2023).

Baca juga: Cara Mengatasi Smart TV yang Tidak Bisa Terhubung Wifi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.