Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fitur Kunci Pesan WhatsApp Resmi Dirilis ke Semua Pengguna, Chat Rahasia Bisa Lebih Aman

Kompas.com - 16/05/2023, 07:30 WIB
Lely Maulida,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Fitur kunci pesan WhatsApp (WA) atau disebut Chat Lock resmi dirilis global oleh Meta. Dengan demikian, semua pengguna aplikasi WA bisa mengunci obrolan pribadi maupun grup agar tidak dibaca sembarang orang.

"Hari ini kami mengumumkan Chat Lock di WhatsApp yang memungkinkan Anda melindungi percakapan paling intim di balik satu lapisan keamanan lagi," kata Meta, dikutip KompasTekno dari situs resmi perusahaan, Selasa (16/5/2023).

Sebagaimana namanya, fitur kunci pesan WhatsApp berguna untuk mengamankan obrolan WA dari akses yang tidak diinginkan. Menurut Meta, fitur ini cocok bagi pengguna yang suka berbagi ponsel dengan anggota keluarganya.

Selain itu, Chat Lock juga bisa membantu pengguna mengamankan pesan ketika ponsel dipegang oleh orang lain. Pasalnya, isi pesan yang dikunci tidak akan ditampilkan pada bar notifikasi.

Baca juga: Chat WhatsApp Kini Bisa Dikunci Pakai Sidik Jari, Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Pesan WA yang dikunci juga tidak akan muncul di halaman utama aplikasi, melainkan tersedia pada tab khusus bernama "Locked chat" (Chat yang dikunci), terletak di atas menu "Archived" (Diarsipkan).

ilustrasi fitur Chat Lock di WhatsApp BetaWhatsApp ilustrasi fitur Chat Lock di WhatsApp Beta

Fitur Chat Lock berbeda dengan fitur kunci aplikasi WhatsApp karena perlindungannya berada di lapisan dalam aplikasi, bukan di luar aplikasi WhatsApp.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna bisa mengeklik profil kontak atau profil grup. Dari situ, pengguna akan menemukan sejumlah opsi seperti opsi untuk membungkam notifikasi (Mute notification) hingga opsi Chat Lock.

ilustrasi fitur Chat Lock di WhatsApp BetaWhatsApp ilustrasi fitur Chat Lock di WhatsApp Beta

Terdapat dua opsi yang bisa dipakai pengguna untuk mengunci pesan WA, yaitu dengan memakai kata sandi atau biometrik seperti sidik jari.

Ke depannya, Meta berkata akan menambahkan lebih banyak opsi kunci pesan WhatsApp, termasuk agar fitur yang sama bisa diterapkan pada perangkat lain dengan akun yang sama serta penggunaan kata sandi custom agar berbeda dengan kata sandi yang dipakai di ponsel.

Baca juga: 3 Cara Menggunakan Privacy Extension for WhatsApp Web di Browser untuk Blur Chat

Sebagai catatan, fitur ini hanya akan berlaku di perangkat utama saja. Sebab, saat mengaktifkan fitur Chat Lock, akan muncul keterangan bahwa "Chat ini tidak akan dikunci di perangkat tertaut Anda".

Tangkapan layar fitu Chat Lock yang saat diaktifkan, akan muncul keterangan bahwa pengaturan ini tidak berlaku di perangkat tertaut.WhatsApp Tangkapan layar fitu Chat Lock yang saat diaktifkan, akan muncul keterangan bahwa pengaturan ini tidak berlaku di perangkat tertaut.

Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna beta. Sekarang, semua pengguna bisa mendapat fitur kunci WhatsApp.

"Kami meluncurkan Chat Lock untuk orang-orang secara global di WhatsApp mulai hari ini," ujar pihak Meta.

Meski demikian, fitur ini tampaknya digulirkan secara bertahap. Sebab, sejumlah tim KompasTekno yang menggunakan aplikasi WhatsApp versi publik (non-beta user), belum mendapat fitur Chat Lock.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penerbit 'GTA 6' PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Penerbit "GTA 6" PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Game
TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

Software
HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com