Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bluesky Sudah Bisa Dicoba di Indonesia, Begini Tampilan Pesaing Twitter X

Kompas.com - 07/02/2024, 10:30 WIB
Zulfikar Hardiansyah

Penulis

KOMPAS.com - Setelah ditunggu-tunggu, aplikasi microblogging yang dikembangkan oleh Jack Dorsey (mantan CEO Twitter), yakni Bluesky, akhirnya sudah bisa dicoba di Indonesia. Bluesky sempat ramai di media sosial tahun lalu.

Akan tetapi, saat ramai-ramainya di medsos sekitar Maret 2023, Bluesky belum bisa dicoba oleh pengguna secara umum. Sekarang, pengguna di tanah air bisa mencoba aplikasi pesaing X (dulu Twitter) tersebut.

Baca juga: Bluesky, Media Sosial Baru Pesaing X Twitter Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Sebagian pengguna mungkin belum sempat mengikuti keramaian soal Bluesky tahun lalu. Lantas, sebenarnya apa itu Bluesky? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah penjelasan soal apa itu Bluesky yang kini bisa dijajal di Indonesia.

Apa itu Bluesky?

Sama seperti Twitter, Bluesky adalah aplikasi media sosial microblogging (berbagi cerita dengan jumlah karakter terbatas). Bluesky dikembangkan oleh mantan CEO sekaligus pendiri Twitter, Jack Dorsey.

Proyek pengembangan Bluesky telah dimulai sejak 2019. Dulu, proyek Bluesky masih berada di bawah naungan Twitter. Lalu, pada Februari 2022, proyek ini tak lagi di bawah Twitter dan bertransformasi menjadi perusahaan sendiri bernama Bluesky PBLLC.

Sejak tak lagi berada di Twitter sekitar Mei tahun lalu, Dorsey diketahui tengah fokus mengembangkan Bluesky untuk menyaingi Twitter. Berbeda dengan Twitter, Bluesky dikembangkan dengan konsep utama sebagai aplikasi media sosial yang terdesentralisasi.

Bluesky dirancang dengan jaringan komunikasi atau protokol bernama AT Protocol (Authenticated Transfer Protocol). Secara operasi, protokol tersebut sama seperti protokol ActivityPub dari Mastodon, aplikasi media sosial yang hampir mirip juga dengan Twitter.

Dikutip dari laman resmi pengembang Bluesky, dengan AT Protocol, pengguna nantinya bisa memilih sendiri host atau server untuk terhubung ke BlueSky. Kemudian, pengguna bisa juga menjadi host atau server dari jaringan BlueSky.

Melalui desain protokol terdesentralisasi ini, menurut Dorsey dikutip dari TechCrunch, Bluesky dapat menyaingi platform media sosial tersentralisasi seperti Twitter dalam menyajikan pengalaman percakapan yang lebih terbuka.

Dorsey percaya bahwa Bluesky mampu mengurangi kendali tersentralisasi (terpusat) atas penentuan individu atau komunitas yang dapat terlibat dalam percakapan dan siapa yang akan bertanggung jawab untuk memoderasi percakapan itu.

Pada Maret tahun lalu, Bluesky suda tersedia di toko aplikasi resmi, tetapi masih belum bisa dicoba oleh pengguna secara umum. Kala itu, pengguna harus memiliki kode undangan jika hendak mengakses Bluesky.

Per 6 Februari 2024, Bluesky sudah bisa diakses secara publik. Pengguna bisa membuat akun dan mengakses Bluesky tanpa memerlukan kode undangan. KompasTekno sudah menjajal aplikasi pesaing Twitter X ini.

Lantas, bagaimana tampilan Bluesky? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah tampilan dari pesaing Twitter X tersebut, sebagaimana percobaan yang kami lakukan.

Baca juga: Pendiri Twitter Jack Dorsey Bikin Medsos Baru Bluesky

Tampilan Bluesky

Bisa memilih host

Hal menarik yang disajikan Bluesky adalah pengguna bisa memilih host untuk mengakses layanan. Di halaman awal saat hendak login, pengguna dapat memilih hendak masuk ke layanan menggunakan host mana.

Tampilan host atau server yang dapat dipilih pengguna untuk mengakses Bluesky.KOMPAS.com/Zulfikar Hardiansyah Tampilan host atau server yang dapat dipilih pengguna untuk mengakses Bluesky.

Punya logo kupu-kupu biru

Twitter tampaknya cukup menginspirasi pengembangan Bluesky. Ada kemiripan logo antara Bluesky dan Twitter yang dulu. Jika Twitter yang dulu punya logo burung biru, Bluesky memiliki logo berupa kupu-kupu biru.

Logo kupu-kupu biru Bluesky.KOMPAS.com/Zulfikar Hardiansyah Logo kupu-kupu biru Bluesky.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com