Peran Ibu di Balik Kesuksesan Bill Gates - Kompas.com

Peran Ibu di Balik Kesuksesan Bill Gates

Deliusno
Kompas.com - 22/12/2016, 12:08 WIB
Wall Street Journal (Kiri-kanan) Bill Gates, Mary Gates, dan Bill Gates Sr. saat acara pernikahan adik Bill Gates

KOMPAS.com - Siapa yang tidak kenal Bill Gates? Pendiri perusahaan software Microsoft yang telah melahirkan begitu banyak produk teknologi itu dikenal di seluruh dunia.

Banyak yang beranggapan bahwa sukses besar Microsoft itu tidak lepas dari peran tunggal Bill Gates. Berkat kerja keras dan tangan dinginnya, Microsoft mampu menguasai dunia software secara global. Tengok saja produk-produknya, dari OS Windows, konsol game Xbox, hingga software perkantoran Office.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, Bill tidak benar-benar berperan sendiri. Ada sosok Gates lain, yakni sang ibu, yang membuat Microsoft bisa terkenal seperti sekarang ini.

Mary Gates, nama sang ibu, juga orang besar di dunia bisnis Amerika Serikat. Sebagaimana tercantum dalam obituari Mary di New York Times pada 1994 silam, Gates merupakan petinggi dari beberapa perusahaan besar, seperti First Interstate Bancorp, US West Inc, dan KIRO-TV.

Peran Mary dalam kesuksesan Microsoft

Pada tahun 1975, Mary menjadi direktur wanita pertama di First Interstate Bank. Ia juga menjadi wanita pertama yang menjadi pemimpin sebuah organisasi non-profit United Way wilayah King County.

Tak lama berselang, tepatnya tahun 1983, Mary menjadi direksi dari United Way wilayah Amerika.

Selama kiprahnya di United Way, Mary banyak berkenalan dengan orang besar sesama anggota, salah satunya John R. Opel. Ia merupakan anggota komite dari petinggi International Business Machine atau biasa dikenal dengan nama IBM.

Perkenalan Mary dengan Opel yang dianggap sebagai salah satu momen kebangkitan Microsoft. Pada tahun 1980, Mary banyak berdiskusi dengan Opel. Isi diskusinya, mengajak IBM untuk bekerja sama dengan Microsoft, perusahaan bikinan anak Mary.

Opel kemudian banyak membicarakan tentang Mary dan Microsoft ke petinggi IBM lain. Beberapa minggu kemudian, IBM akhirnya mengambil kesempatan untuk menyewa Microsoft, sebuah perusahaan software kecil saat itu, untuk membuat OS bagi PC pertamanya.

Seperti yang telah diduga, PC bikinan IBM itu sukses besar. OS bikinan Microsoft yang tertanam di PC tersebut, yakni Microsoft Disk Operating System (MS-DOS), tentunya ikut terdongkrak popularitasnya.

Baca: Ibu Rumah Tangga Lebih Cepat Serap Ilmu Program Komputer

Berkat itulah, Microsoft mampu menanjak menjadi perusahaan software terbesar dunia. Bisa dibilang, tanpa negosiasi Mary, belum tentu Microsoft bisa dikenal seperti sekarang ini.

Dermawan

Selain dikenal sebagai pebisnis, Bill juga dikenal sebagai seorang dermawan (filantropi). Bersama sang istri, dia mendirikan yayasan sosial bernama Bill and Melinda Gates Foundation.

Sifat dermawan Bill ternyata tidak lahir begitu saja. Dia mewarisi sifat dermawan yang dimiliki oleh sang ibu. Lihat saja, dengan bergabung dengan United Way, bukankah itu menjadi bukti bahwa Mary seorang dermawan?

Namun, kedermawanan Biil pada awalnya tidak serta merta muncul. Mary pernah meminta secara langsung kepada Bill untuk memberikan dana untuk kegiatan derma, tetapi ditolak.

"Saya hanya berusaha menjalankan perusahaan saya!" kata Bill, tidak mau teralihkan pikirannya dari kerjaan di Microsoft, seperti KompasTekno rangkum dari Business Insider, Kamis (22/12/2016).

Mary tidak kekurangan akal. Ia meminta Bill untuk memulai program pengumpulan dana untuk United Way. Program itu pun akhirnya dijalankan oleh Bill.

Saat ini, Bill masih meneruskan semangat dermawan sang ibu. Lewat Bill and Melinda Gates Foundation, ia telah mendonasikan uang sebesar 1,5 miliar dollar AS di tahun 2014 untuk kegiatan peningkatan kesehatan dan pendidikan di seluruh dunia.

Mary Gates meninggal di usianya yang ke-64 pada 10 Juni 1994. Ia tutup usia karena penyakit kanker.

Baca: Hari Ibu Diperingati Google dengan Doodle Sepatu

PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM