Exynos di Galaxy Note 8, Diminati di Amerika tapi Dipersoalkan di Indonesia - Kompas.com

Exynos di Galaxy Note 8, Diminati di Amerika tapi Dipersoalkan di Indonesia

Reska K. Nistanto
Kompas.com - 15/09/2017, 12:24 WIB
Pembongkaran Galaxy Note 8 oleh iFixit.iFixit Pembongkaran Galaxy Note 8 oleh iFixit.

JAKARTA, KOMPAS.com - "Yah, kok Galaxy Note 8 yang dijual di Indonesia bukan yang Snapdragon?" Itu adalah satu dari sekian banyak respons yang diungkapkan penggemar Samsung di Indonesia saat Galaxy Note 8 diluncurkan.

Respons seperti di atas memang selalu muncul di Indonesia, setiap kali Samsung merilis lini Galaxy S atau Galaxy Note terbaru.

Terdapat dua versi Galaxy Note 8 dengan chipset berbeda yang dibuat Samsung, chipset Snapdragon 835 atau chipset Exynos 8895 buatan Samsung sendiri. Chipset Snapdragon memang lebih populer di Indonesia karena banyak smartphone yang mengusungnya.

Namun, bagaimana dengan Exynos 8895 besutan Samsung yang ditanamkan di Galaxy Note 8, seperti apa kinerjanya dibandingkan Snapdragon 835?

Baca: Samsung Galaxy Note 8 Sudah Bisa Dipesan di Indonesia

Pengamat gadget, Lucky Sebastian mengatakan, soal pilihan Snapdragon dan Exynos ini mestinya tidak usah diributkan. Pasalnya, menurut Lucky, jika Samsung membuat dua versi chipset, kalibrasinya seharusnya sama.

"Kalau hasil benchmark beda 4.000-7.000 gitu seharusnya tidak masuk hitungan (performanya sama saja)," kata Lucky saat berbincang dengan KompasTekno, Senin (11/9/2017).

Justru, menurut Lucky, jika membaca komentar di review dan video di YouTube soal Galaxy Note 8, konsumen di Amerika Serikat (AS) justru banyak yang ingin memiliki versi Exynos.

"Saya menduga custom-nya (oprekan Samsung) ini lebih bagus di Exynos, lebih cocok untuk Samsung," kata Lucky.

Sebagai perbandingan, clock prosesor Exynos 8895 yang dipasang di Galaxy Note 8 itu lebih rendah dibanding Snapdragon 835. Exynos 8895 memiliki clock 2,3 MHz, sementara Snapdragon 835 2,45 MHz.

Clock CPU Exynos 8895 yang lebih rendah di Galaxy Note 8 itu menurut Lucky dibutuhkan untuk mengoptimalkan baterai. Clock yang lebih tinggi bisa mempercepat panas yang dihasilkan CPU, sehingga konsumsi baterai pun lebih banyak.

Selain dilengkapi chipset Exynos 8895, Galaxy Note 8 mengusung RAM 6 GB, penyimpanan internal 64 GB hingga 256 GB, dan opsi tambahan memori via kartu microSD.

Ada dua penawaran yang diberikan Samsung bagi konsumen di indonesia dalam masa pre-order hingga 18 September. Pertama adalah bundling wireless speaker AKG yang dibanderol Rp 12,9 juta.

Kedua adalah bundling docking DeX Station yang dibanderol Rp 13,5 juta. DeX adalah docking yang berfungsi layaknya mengubah smartphone Galaxy Note 8 menjadi PC, yang terhubung dengan layar monitor.

Galaxy Note 8 bisa dipesan melalui situs GalaxyLaunchPack.com atau situs-situs e-commerce yang ditunjuk Samsung.

Baca: Ini Dia Harga Galaxy Note 8 di Indonesia

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisReska K. Nistanto
EditorDeliusno
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM