Mengenal Pangeran Arab Saudi Nyentrik yang Pernah Bekerja di Facebook

Kompas.com - 01/03/2017, 19:08 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto


Di lain waktu, Fahad kerap tampil fashionable, dengan aneka gaya rambut yang tak jarang dicat warna-warni.

Dalam beberapa kesempatan, dandanannya malah bisa dibilang agak nyentrik, misalnya ketika dia menghadiri festival Burning Man di gurun pasir Nevada, Amerika Serikat, tahun 2015 lalu.
 
Belakangan, Fahad melalui startup besutannya, Na3M, memperkenalkan komik dengan nama tokoh utama wanita yang dijadikan judul, Latifa.

Fahad berperan sebagai penulis cerita dalam komik yang kali pertama diluncurkan di Saudi Comic Con di Jeddah. Dia bekerja sama dengan Stan Berkowitz, yang dikenal melalui kartun Batman Beyond dan Justice League.

"Melihat Latifa mewujud dalam bentuk nyata seolah melihat anak saya lulus dari sekolah," komentar Fahad dalam wawancara lain dengan Arab News.

Hal itu tak mengherankan sebab Fahad memang sudah menyukai komik sedari kecil. Dia tumbuh besar sambil ditemani tokoh-tokoh macam Psylocke dan Storm dari seri X-Men. Fahad bahkan mengaku belajar bahasa Inggris dari komik.

Komik Latifa besutan Fahad dikisahkan mengandung kritik sosial. Misinya mengangkat derajat perempuan agar tak "terpenjara" oleh norma sosial masyarakat. Latifa sendiri adalah bagian dari proyek lebih besar bertajuk Saudi Girls Revolution Comics.

New Arab Media Tokoh superhero wanita bernama Latifa dalam komik yang dikerjakan Fahad bersama Stan Berkowitz.
"Revolusi yang hendak saya mulai adalah mengambil kembali identitas kita. Memberikan kesempatan kepada para perempuan Arab, khususnya dari Saudi, yang secara global sudah dikotakkan melalui tekanan dan regresi," ujarnya.

Tahun ini, Pangeran Fahad genap berumur 34 tahun. Dia bermukim di Los Angeles, Amerika Serikat, dan turut bekerja sebagai konsultan Pemerintah Arab Saudi dalam bidang teknologi cyber dan program-program kepemudaan.

Fahad berangan-angan suatu saat bisa membuat negerinya menjadi salah satu pemimpin dan pemberi kontribusi terbesar bagi dunia.

"Ada banyak peluang bagi saya untuk loncat ke berbagai industri. Saya berharap bisa memperkenalkan Timur Tengah ke dunia dengan cara yang benar," ujarnya.

Baca: Ramai di Medsos, Benarkah Wanita Ini Putri Raja Arab Saudi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.