Kompas.com - 28/05/2018, 16:02 WIB
Seorang pedagang terlihat sedang memilih SIM card di gerai miliknya di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (7/11/2017). Pemerintah mewajibkan registrasi ulang SIM card bagi para pengguna telepon seluler hingga 28 Februari 2018 dengan memakai nomor NIK dan kartu keluarga (KK). KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISeorang pedagang terlihat sedang memilih SIM card di gerai miliknya di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (7/11/2017). Pemerintah mewajibkan registrasi ulang SIM card bagi para pengguna telepon seluler hingga 28 Februari 2018 dengan memakai nomor NIK dan kartu keluarga (KK).
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Musim mudik Lebaran 2018 akan segera tiba di penghujung Ramadan. Rombongan pemudik akan pulang ke kampung halaman masing-masing, tentu dengan membawa gadget mobile sebagai sarana komunikasi, mengusir bosan, hingga mencari informasi.

Fungsi gadget sangat tergantung dengan sambungan internet. Sebab itu, sebelum keramaian arus mudik mencapai puncaknya, operator seluler biasanya memperkuat jaringan di jalur-jalur yang umum dipadati pemudik.

Salah satu yang populer dalam hal ini adalah jalur mudik via Pantai Utara Pulau Jawa, khususnya dengan disiapkannya ruas tol baru untuk menghubungkan Jakarta dengan Surabaya di Jawa Timur, dengan melewati kota-kota besar lain.

Nah, menjelang musim mudik tahun ini, KompasTekno menyusuri wilayah utara pantai Jawa untuk mengukur kualitas jaringan internet lima operator seluler, yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hutchinson Tri, dan Smartfren di jalur tersebut.

Kami melakukan pengujian, pada Minggu (27/5/2018), dengan cara melakukan berbagai jenis aktivitas yang umum dilakukan pemudik dalam perjalanan, seperti streaming video (YouTube, 720p) dan musik (Spotify, kualitas high), browsing (Chrome), dan bermain game online.

Software benchmark nPerf dan Speedtest digunakan untuk mengukur kecepatan akses internet di sejumlah titik sepanjang perjalanan.

Untuk etape pertama, kami memacu kendaraan dari Jakarta ke arah Cirebon via tol Cikampek dan Cipali. Pengujian dilakukan secara berbarengan untuk semua operator.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Telkomsel dan Smartfren berjaya

Software nPerf dan Speedtest digunakan untuk mengukur kecepatan dan kualitas sambungan internet kelima operator seluler.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Software nPerf dan Speedtest digunakan untuk mengukur kecepatan dan kualitas sambungan internet kelima operator seluler.
Dua operator seluler, yakni Telkomsel dan Smartfren, mencatat kinerja tertinggi sepanjang etape pertama.

Telkomsel menjadi satu-satunya operator yang bisa mencapai kecepatan download rata-rata lebih dari 50 Mbps, yakni di sekitar rest area KM 167 Cipali, berdasarkan pengukuran nPerf.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.