Jelang Musim Mudik, Bagaimana Kinerja Internet 5 Operator di Rest Area Pantura? - Kompas.com

Jelang Musim Mudik, Bagaimana Kinerja Internet 5 Operator di Rest Area Pantura?

Kompas.com - 31/05/2018, 15:46 WIB
Ilustrasi SPBU di rest area.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Ilustrasi SPBU di rest area.
KOMPAS.com - Musim mudik Lebaran 2018 akan segera tiba. Saat menempuh perjalanan ke kampung halaman, rest area atau tempat istirahat sepanjang jalan tol adalah sarana yang vital untuk melepas lelah dan penat pengendara.
 
Tentu, sembari beristirahat, koneksi internet mobile pun harus selalu tersambung, entah untuk mengecek media sosial, streaming konten multimedia, atau mencari informasi jalur mudik. Namun apakah koneksi internet operator seluler bisa diandalkan di rest area?
 
Nah, untuk menemukan jawabannya, sebelum musim mudik tiba, KompasTekno telah lebih dulu menyusuri jalur utara Pulau Jawa dari Jakarta ke Surabaya, khususnya jalan-jalan tol baru seperti Solo-Kertosono yang akan operasional pada musim mudik 2018. Perjalanan dilakukan pada Minggu (27/5/2018) hingga Selasa (29/5/2018).
 
Di sepanjang rute tersebut terdapat sejumlah rest area besar. Kami menguji kualitas koneksi internet di sejumlah tempat istirahat dengan melakukan aktivitas streaming video (YouTube, 720p), musik (Spotify), dan browsing (Chrome). Aplikasi nPerf dan Speedtest digunakan untuk mengukur kecepatan jaringan internet. 
 
Operator seluler yang diikutkan dalam pengujian adalah Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo, Hutchinson Tri, dan Smartfren.
 
Tol Cikampek -Cipali
 
Ruas tol Jakarta - Cikampek dan Cikopo - Palimanan (Cipali) adalah salah satu rute andalan untuk menuju daerah-daerah tujuan di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 
Di Cikampek dan Cikopo terdapat beberapa tempat istirahat berukuran besar, seperti misalnya di kilometer 19. Di rest area yang masih relatif dekat dengan Jakarta ini, sambungan internet kelima operator bisa berjalan tanpa masalah, meski dengan kecepatan berbeda-beda.

Telkomsel mencatat angka tertinggi dengan rata-rata kecepatan downlink di kisaran 25 Mbps, menurut nPerf. (Baca juga: Menguji Internet Telkomsel di Tol Fungsional Solo-Ngawi)

 
Di rest area kilometer 59, koneksi internet Indosat tidak stabil sehingga nPerf berulang kali gagal melakukan pengujian. Speedtest hanya menunjukkan angka di bawah 1 Mbps sehingga streaming dan browsing pun mandek.
 
Sebaliknya, Smartfren dan Telkomsel melaju kencang dengan kecepatan download di atas 20 Mbps.
 
Suasana food court di salah satu rest area tol Cikopo - Palimanan.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Suasana food court di salah satu rest area tol Cikopo - Palimanan.
Jaringan internet Indosat masih tersendat hingga menjelang tol Cipali, di kilometer 69. Sinyal operator tersebut berganti dari 4G ke 3G. Begitupun saat kami mampir ke rest area kilometer 84, kali ini Speedtest pun tak bisa berjalan.
 
Smartfren dan Telkomsel tetap terkencang, meski kecepatan downlink mereka turun hingga kisaran 12 Mbps. XL dan Tri relatif tak bermasalah.
 
Sambungan internet operator sempat bermasalah di sekitar kilometer 134 Cipali, kecuali Smartfren yang masih konsisten mencatat download berkecepatan belasan Mbps.
 
Telkomsel dan XL tidak bisa menyelesaikan pengujian nPerf, sementara Indosat dan Tri kehilangan sambungan data.
 
Masuk ke rest area kilometer 167, koneksi internet kelima operator pulih, termasuk Indosat. Hanya saja, streaming YouTube operator kuning ini sering mengalami buffering. Telkomsel mencatat rata-rata kecepatan downlink terkencang sebesar 45 Mbps. Operator-operator lain membukukan angka di bawah 10 Mbps.
 
Beralih ke rest area kilometer 207, setelah melewati kota Cirebon, koneksi internet Indosat kembali bermasalah. Sinyal merosot ke 3G dan kecepatannya jeblok sehingga streaming tak bisa dilakukan.
 
Sebaliknya, Telkomsel menghasilkan angka downlink rata-rata nPerf di atas 100 Mbps sehingga membuat tercengang sekaligus curiga ada kesalahan. Namun hasil ini dikonfirmasi oleh ponsel Telkomsel kedua yang menunjukkan kecepatan serupa.
 
Tol Brebes - Batang, Tembalang - Ungaran, dan Colomadu - Sragen
 
Selepas pintu keluar ke Brebes (Brexit), KompasTekno coba menjajal ruas tol Brebes - Batang yang masih berada dalam tahap konstruksi.
 
Ruas tol ini, tepatnya segmen Pejagan - Pemalang dan Pemalang - Batang, masih jauh dari kata selesai dan masih banyak pekerja serta alat berat yang wira-wiri, sibuk mengerjakan konstruksi supaya tol fungsional bisa digunakan saat mudik Lebaran.
 
Kendati demikian, sinyal internet kelima operator ternyata relatif tak bermasalah saat diuji di beberapa titik tol yang belum tertera di aplikasi Google Maps ini. Kami beralih melanjutkan perjalanan ke Semarang lewat Jalan Raya Pantura.
 
Rest area di kilometer 519 tol Colomadu - Sragen yang masih berada dalam tahap pembangunan saat dilalui KompasTekno, Selasa (29/5/2018).KOMPAS.com/ OIK YUSUF Rest area di kilometer 519 tol Colomadu - Sragen yang masih berada dalam tahap pembangunan saat dilalui KompasTekno, Selasa (29/5/2018).
Dari Semarang, perjalanan dilanjutkan ke Solo melalui tol Tembalang - Umaran. Di sini terdapat rest area berukuran cukup besar di kilometer 22. Saat diuji, kinerja Indosat, XL, dan Tri relatif lancar.
 
Telkomsel lagi-lagi membuat garuk-garuk kepala dengan kecepatan download di atas 100 Mbps, yang juga dikonfirmasi dengan ponsel kedua.

Baca juga: Tol Fungsional Brebes-Batang Masih Dikebut, Internet 5 Operator Sudah Ngebut

 
Tumben untuk Smartfren, di kilometer 22, koneksi internet operator seluler itu melambat sehingga membuat aktivitas streaming dan browsing tersendat.
 
Selanjutnya, kami kembali mencoba jalan tol baru, yakni Colomadu - Sragen yang sudah bisa dilalui secara terbatas. Di kilometer 519 terdapat rest area berukuran cukup besar yang masih berada dalam tahap pembangunan. 
 
Di rest area ini, sambungan internet operator-operator seluler relatif stabil, kecuali Smartfren yang tak bisa tersambung ke nPerf dan mengalami penurunan kecepatan sehingga streaming video mandek, sementara waktu loading untuk browsing molor hingga beberapa detik.
 
Setelah kilometer 519 terdapat rest area lain yang juga masih berada dalam tahap konstruksi, begitu pula di ruas tol Kertosono - Mojokerto hingga Surabaya. Di jalan tol terakhir menuju Ibu Kota Jawa Timur ini kinerja internet kelima operator relatif lancar tanpa masalah berarti. 
 
Perlu ditambahkan bahwa hasil pengujian KompasTekno di atas belum tentu mencerminkan hasil yang akan diraih ketika masuk musim mudik lebaran nanti. Ini karena trafik internet sepanjang jalur mudik pasti akan naik dan berujung pada meningkatnya beban jaringan operator seluler. 
 
Ketika dihubungi KompasTekno, pekan lalu, kelima operator seluler menyatakan telah selesai menerapkan persiapan untuk mengantisipasi lonjakan traffic selama musim mudik lebaran 2018, termasuk dengan mengerahkan mobile BTS di titik-titik pusat keramaian. Penjelasan langkah-langkah mereka dapat dibaca di tautan berikut.
 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X