Kompas.com - 08/10/2018, 15:51 WIB
Googleplex, kantor pusat Google yang beralamatkan di 600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, Santa Clara County, California, Amerika Serikat. Foto di ambil Selasa (22/3/2016) KOMPAS.COM/AMIR SODIKINGoogleplex, kantor pusat Google yang beralamatkan di 600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, Santa Clara County, California, Amerika Serikat. Foto di ambil Selasa (22/3/2016)

KOMPAS.com - Google agaknya melunak dengan tuntutan karyawannya tentang proyek Google bersama Departemen Pertahanan (Dephan) AS, Pentagon.

Indikasinya, CEO Google, Sundar Pichai dilaporkan diam-diam datang ke Pentagon dalam agenda kunjungannya ke Washington minggu lalu.

Pichai disebut sedang berusaha meredam tensi karyawan Google yang mendesak perusahaan itu untuk memutuskan kontrak kerja sama proyek bernama Project Maven, yang dikembangkan bersama Pentagon.

Project itu diinisiasi Dephan AS yang akan digunakan untuk menganalisis rekaman drone berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). AI akan secara otomatis mendeteksi mobil, bangunan, dan objek lain yang terekam oleh video drone, terutama di wilayah konflik.

Baca juga: Diprotes, Google dan Pentagon Setop Proyek Militer

Dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan, Pichai menemui beberapa petinggi dari kantor Wakil Menteri Pertahanan untuk Intelijen, bagian dari Dephan AS yang mengawasi Porject Maven.

Juru bicara Dephan AS enggan menjelaskan detail pertemuan kedua pihak."Kami tidak mengomentari detail pertemuan tertutup. Petinggi departemen secara rutin melakukan pertemuan dengan mitra industri untuk mendiskusikan teknologi inovatif," ujarnya.

Pertemuan ini mendukung keberlanjutan dialog yang bertujuan untuk memecahkan masalah tantangan teknologi di masa depan," lanjut sang juru bicara, seperti dirangkum KompasTekno dari South China Morning Post, Senin (8/10/2018).

Jangan berbuat jahat

Sementara secara terpisah, perwakilan Google belum memberikan keterangan terkait pertemuan ini.

Di internal Google, Project Maven mendapat tentangan dari para karyawannya, karena dianggap melenceng dari motto yang diemban Google yakni "Don't be evil" (jangan berbuat jahat).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
Jumlah Pendengar Podcast di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumlah Pendengar Podcast di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Internet
Internet Starlink Tersedia di 32 Negara, Indonesia Dijanjikan 2023

Internet Starlink Tersedia di 32 Negara, Indonesia Dijanjikan 2023

Internet
AMD Rilis 3 Kartu Grafis Radeon RX 6000 Series, Harga Mulai Rp 5 Jutaan

AMD Rilis 3 Kartu Grafis Radeon RX 6000 Series, Harga Mulai Rp 5 Jutaan

Hardware
Apakah iPhone Bisa Digunakan Tanpa iCloud? Begini Penjelasannya

Apakah iPhone Bisa Digunakan Tanpa iCloud? Begini Penjelasannya

Software
Penyebab dan Cara Mengatasi Error 502 Bad Gateway Pada Halaman Web

Penyebab dan Cara Mengatasi Error 502 Bad Gateway Pada Halaman Web

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.