Kompas.com - 13/06/2019, 10:08 WIB
Penulis Bill Clinten
|

Yang membedakan PUBG Mobile dan Game for Peace adalah absennya efek "darah" di dalam game, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Kamis (13/6/2019)

Di dalam Game for Peace, pemain yang "dibunuh" juga tidak hilang begitu saja. Sebelum meninggalkan permainan, mereka akan "melambaikan tangan" dan memberikan "senjata" mereka sebagai isyarat bahwa mereka menyerah.

Untuk diketahui, pada PUBG Mobile, pemain akan langsung hilang sesaat mereka "ditembak mati" oleh pemain lain.

Tencent sendiri membedakan game PUBG Mobile untuk kawasan China lantaran ingin menyesuaikan elemen di dalam game dengan budaya dan peraturan di China.

Dengan hadirnya game ini, maka bisa dikatakan pendapatan Tencent secara global untuk game PUBG Mobile kini bisa diakumulasikan dengan pendapatan di kawasan China lewat Game for Peace.

Sebab, selain dikeluarkan oleh Tencent, game itu memang memiliki mekanisme yang sama namun dengan judul yang berbeda.

Baca juga: PUBG Mobile Kedatangan Fitur Membatasi Jam Main, Begini Caranya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.