Belanja Aplikasi di Smartphone Tembus Rp 565 Triliun

Kompas.com - 06/07/2019, 16:35 WIB
Ilustrasi aplikasi smartphoneSHUTTERSTOCK Ilustrasi aplikasi smartphone

KOMPAS.com - Belanja aplikasi via smartphone semakin meningkat. Lembaga riset Sensor Tower mencatat total belanja aplikasi di Play Store dan App Store pada semester I 2019 mencapai 40 miliar dollar AS (sekitar Rp 565 triliun).

Angka ini 15 persen lebih besar dibanding periode yang sama tahun lalu. Diprediksi, paruh kedua tahun ini angka yang diraih akan semakin tinggi.

Jika diklasifikasi, total belanja aplikasi di App Store milik iOS mencapai 25,5 miliar dollar AS (Rp 360 triliun). Jumlah ini naik 13 persen dibading semster I 2018.

Sementara Play Store Android naik 20 persen dari tahun lalu, menjadi 14,2 miliar dollar AS (Rp 200 triliun).

Grafik total pendapatan belanja aplikasi di Google Play Store dan App Store pada paruh pertama 2019 versi Sensor Tower.Sensor Tower Grafik total pendapatan belanja aplikasi di Google Play Store dan App Store pada paruh pertama 2019 versi Sensor Tower.

Aplikasi Game Paling Laris

Masih dari Sensor Tower, dari sekian aplikasi yang dibeli pengguna mobile, aplikasi gaming adalah yang paling laris. Total belanja aplikasi game mencapai 29,6 miliar dollar AS (Rp 418 triliun).

Game Arena of Valor atau dikenal pula sebagai Honor of Kings besutan Tencent, menjadi yang paling laris dengan raupan 728 juta dollar AS (Rp 10,2 triliun), baik di Android maupun iOS. Paling laris kedua adalah game Fate/Grand Order yang meraup 628 juta dollar AS (Rp 8,8 triliun).

Di posisi ketiga ada Monster Strike dengan total pendapatan 566 juta dollar AS (Rp 8 triliun). Aplikasi lain yang juga banyak diunduh adalah aplikasi kencan online, Tinder yang meraup 497 juta dollar AS (Rp 7 triliun).

Grafik total pendapatan belanja aplikasi gaming di Google Play Store dan App Store pada paruh pertama 2019 versi Sensor Tower.Sensor Tower Grafik total pendapatan belanja aplikasi gaming di Google Play Store dan App Store pada paruh pertama 2019 versi Sensor Tower.

Disusul oleh platform hiburan Netflix yang mendapatkan pemasukan sebesar 399 juta dollar AS (Rp 5,6 triliun). Aplikasi Tencent Video juga banyak diunduh dan membukukan keuntungan 278 juta dollar AS (Rp 3,9 triliun).

Baca juga: PUBG Mobile Dinobatkan Jadi Game Terkaya di Dunia

Dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Sabtu (6/7/2019), total aplikasi yang diunduh selama paruh pertama 2019 ini mengalami kenaikan 11 persen dengan total 56,7 miliar aplikasi unduhan.

Namun, Sensor Tower mencatat adanya penurunan unduhan aplikasi di iOS. Di platform Android, total unduhan aplikasi adalah 42 miliar, sementara iOS hanya 14,2 miliar. Namun secara pendapatan, Apple bisa dua kali lipat lebih banyak meski aplikasi yang diunduh hanya sepertiga dari Android.

Sementara itu, aplikasi milik Facebook Inc masih mendominasi unduhan di platform Android maupun iOS. WhatsApp, Messenger, Facebook, dan Instagram kompak masuk di lima besar bersama aplikasi TikTok.

Baca juga: Ini Daftar Kecepatan Internet Operator Seluler di Indonesia

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X