Browser Safari di iOS Diam-diam Kirim Data ke Perusahaan China

Kompas.com - 17/10/2019, 07:02 WIB
Browser Safari di iOS 13 dilengkapi download manager. AppleBrowser Safari di iOS 13 dilengkapi download manager.
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com -  Peramban Safari di iOS selama ini rutin mengirim data ke Google Safe Browsing untuk melindungi pengguna dari ancaman siber seperti phising atau scam.

Belakangan terungkap bahwa Safari di iOS 13 diam-diam juga meneruskan informasi browsing pengguna ke Tencent Safe Browsing.

Fungsi dan tujuan Tencent Safe Browsing sebenarnya sama dengan sistem serupa milik Google, yakni mencegah pengguna mengunjungi situs berbahaya.

Baca juga: Tencent Tanam Modal Rp 2,1 Triliun di Reddit yang Diblokir di China

Namun, tak urung muncul kekhawatiran soal apa yang akan dilakukan Tencent dengan data pengguna tersebut. Apalagi, Tencent diketahui sering bekerja sama dengan pemerintah China yang kerap melacak dan memberangus warganya di internet.

Apple menanggapi persoalan ini dengan menyatakan bahwa hanya data pengguna asal China saja yang akan dikirimkan oleh Safari ke Tencent.

"Safari menerima daftar situs berbahaya dari Google. Untuk perangkat yang memiliki kode wilayah dari China, daftarnya diberikan oleh Tencent," sebut Apple mengenai cara kerja Safari Fraudulent Website Warning, fitur pemberi peringatan situs phising dan scam.

Apple menambahkan bahwa Safari tidak mengirimkan informasi data alamat URL sebenarnya dari halaman yang dikunjungi.

Baca juga: Dianggap Melanggar HAM, Perusahaan CCTV China Diblokir AS

Pengguna sebenarnya bisa saja mematikan Fraudulent Website Warning di bagian Settings Safari untuk mencegah pengiriman data ke Google atau Tencent. Tapi risikonya, situs-situs berbahaya tidak akan difilter.

Fraudulent Website Warning diaktifkan secara default di Safari tanpa memberikan notifikasi ke pengguna, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Engadget, Kamis (17/10/2019).

Apple sendiri telah mulai mengintegrasikan fungsi Safe Browsing dari Tencent di peramban Safari untuk pengguna dari China sejak 2017 lalu. Karena itu, boleh jadi versi sistem operasi sebelum iOS 13 pun sudah mulai meneruskan data ke China.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ENGADGET
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X