XL Axiata Jual 2.700 Menara BTS Senilai Rp 4 Triliun

Kompas.com - 19/02/2020, 06:49 WIB
Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini (kiri  tengah ) bersama dengan Presiden Direktur Protelindo, Ferdinandus Aming Santoso ( kanan tengah ) dalam acara penandatanganan perjanjian jual beli untuk penjualan menara telekomunikasi di Jakarta. Jumat (7/2). XL AxiataPresiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini (kiri tengah ) bersama dengan Presiden Direktur Protelindo, Ferdinandus Aming Santoso ( kanan tengah ) dalam acara penandatanganan perjanjian jual beli untuk penjualan menara telekomunikasi di Jakarta. Jumat (7/2).

KOMPAS.com -  XL Axiata menjual menara BTS milik perseroan sebanyak 2.782 unit. Menara yang dijual tersebut sebagian akan disewa kembali oleh XL Axiata. Nilai penjualan menara dan penyewaan kembali itu mencapai Rp 4 triliun.

Jumlah tersebut setara dengan 21 persen dari ekuitas perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019

Adapun pemenang tender penjualan menara XL Axiata adalah PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Centratama Menara Indonesia (CMI). Protelindo memenangkan tender atas 1.728  menara dan CMI memenangkan tender akuisisi atas 1.054 menara.

Penandatanganan perjanjian jual beli transaksi ini dilaksanakan pada Jumat (7/2/2020) lalu, setelah melalui proses eAuction yang dilaksanakan pada Jumat (31/2/2020).

Baca juga: Indosat Jual 3.100 Menara BTS ke Mitratel dan Protelindo

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan bahwa XL akan lebih fokus pada core business di bidang penyediaan layanan seluler dan mobile internet, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan dan masyarakat.

"Kami optimistis, transaksi ini akan berdampak positif pada optimalisasi dan peningkatan efektivitas terhadap biaya operasional serta biaya sarana dan prasarana pendukung,” tuturnya dalam siaran resminya yang diterima KompasTekno, Rabu (19/2/2020).

Selain perjanjian jual beli, XL Axiata juga telah menandatangani Perjanjian Induk Sewa Menyewa Menara dengan kedua perusahaan pemenang tender. XL Axiata akan menyewa kembali 2.763 menara dalam jangka waktu 10 tahun.

XL Axiata akan menjadi penyewa utama (anchor tenant), terhitung sejak tanggal penutupan sesuai dengan Perjanjian Induk Sewa Menyewa Menara, yakni 30 Juni 2020.

Baca juga: Hutchison Dilaporkan Dekati XL Axiata Soal Kemungkinan Konsolidasi

Selanjutnya, karena sebagian menara yang dijual kepada para pemenang berada di atas tanah milik XL Axiata, maka XL Axiata akan menyewakan tanah-tanah tersebut kepada para pemenang.

Setelah transaksi penjualan menara yang terakhir ini, maka kini menara yang masih dimiliki XL Axiata adalah sebanyak kurang lebih 1.600 menara.

Tender penjualan menara telekomunikasi milik XL Axiata ini telah dibuka mulai 5 November 2019. Tender diikuti oleh hampir semua perusahaan menyewaan menara telekomunikasi yang beroperasi di Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X