2.000 iPhone Dibagikan ke Penumpang Kapal "Diamond Princess" akibat Corona

Kompas.com - 20/02/2020, 12:34 WIB
epaselect epa08199801 Media at work outside the Diamond Princess cruise ship at the Daikoku Pier Cruise Terminal in Yokohama, south of Tokyo, Japan, 07 February 2020. Japans health ministry announced that 41 more people onboard have tested positive for the novel coronavirus, raising the total number to 61. The virus, which originated in the Chinese city of Wuhan, has so far killed at least 638 people and infected over 31,000 others, mostly in China.  EPA-EFE/FRANCK ROBICHON FRANCK ROBICHONepaselect epa08199801 Media at work outside the Diamond Princess cruise ship at the Daikoku Pier Cruise Terminal in Yokohama, south of Tokyo, Japan, 07 February 2020. Japans health ministry announced that 41 more people onboard have tested positive for the novel coronavirus, raising the total number to 61. The virus, which originated in the Chinese city of Wuhan, has so far killed at least 638 people and infected over 31,000 others, mostly in China. EPA-EFE/FRANCK ROBICHON

KOMPAS.com - Pemerintah Jepang membagikan lebih dari 2.000 iPhone kepada semua penumpang kapal pesiar Diamond Princess, yang terisolasi di perairan Jepang akibat wabah virus corona di kapal.

Di dalam kapal tersebut terdapat 3.500 penumpang dari beberapa negara dan lebih dari 286 di antaranya telah dikonfirmasi mengidap virus corona. Karena itu, kapal tersebut dikarantina sejak 15 Februari 2020.

Pembagian 2.000 iPhone (belum diketahui serinya) itu ditujukan agar penumpang dapat mengakses aplikasi milik Kementerian Kesehatan Jepang, dan memungkinkan mereka untuk berkonsultasi langsung dengan para dokter.

Baca juga: Wabah Virus Corona Ganggu Pabrik, iPhone Jadi Terbatas di Pasaran

Sebab, banyak penumpang yang tidak dapat mengunduh aplikasi dimaksud, baik dari Apple App Store (iOS) maupun Google Play Store (Android), karena perangkat yang mereka pakai bukan spesifik untuk pasar Jepang.

"Kami akan menyediakan sekitar 2.000 unit iPhone yang dioperasikan oleh Softbank, dan akan ada satu unit telepon per kabin, di setiap kabin penumpang, dan kamar kru," tulis situs Macotakara, dikutip KompasTekno, Kamis (20/2/2020).

Di setiap iPhone telah disediakan aplikasi-aplikasi milik Kementerian Kesehatan Jepang untuk konsultasi, permintaan obat, serta kebutuhan lain untuk menenangkan para penumpang.

Baca juga: China Bikin Aplikasi Virus Corona, Bisa Deteksi Siapa Saja yang Telah Berdekatan

Dilansir Business Insider, pihak berwenang Jepang menduga wabah corona di kapal Diamond Princess itu ditularkan oleh seorang penumpang pria dari Hong Kong sejak perjalanan awal, kemudian turun dan didiagnosis positif Covid-19.

"Jelas ada banyak kasus di lingkungan yang sangat tertutup di kapal itu," tutur Michael Ryan, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia.

Kabarnya, 400 warga negara Amerika Serikat yang berada di kapal tersebut pada Minggu (23/2/2020) nanti akan segera ditransfer kembali ke negara masing-masing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X