Kominfo Ganti Nama Aplikasi Pelacak Pasien Covid-19 di Indonesia

Kompas.com - 27/03/2020, 15:15 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika ( Kominfo), Johnny Plate, menegaskan bahwa aplikasi yang digunakan pemerintah Indonesia untuk menelusuri dan melacak pasien Covid-19 melalui smartphone, berbeda dengan aplikasi yang dimiliki Singapura. 

Oleh sebab itu, Kementerian Kominfo pun mengubah nama aplikasi TraceTogether menjadi PeduliLindungi.

Menurut Johnny, selain untuk menegaskan perbedaan antara aplikasi milik Singapura dan Indonesia, perubahan nama ini juga dibuat agar lebih mudah dipahami masyarakat. 

Sebagai informasi, Singapura juga memiliki aplikasi bernama TraceTogether yang punya fungsi serupa, yakni untuk menelusuri dan melacak pasien Covid-19. Sehingga muncul dugaan bahwa aplikasi yang digunakan pemerintah Indonesia berasal dari Singapura.  

" Aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dibuat oleh developer Indonesia dan tidak dibeli dari Singapura," ungkap Johnny kepada KompasTekno melalui pesan singkat, Jumat (27/3/2020).  

Ia pun mengatakan bahwa aplikasi PeduliLindungi memiliki konfigurasi yang berbeda dengan TraceTogether. Kendati demikian, ia tidak menjabarkan seperti apa perbedaan konfigurasi yang dimaksud.

Baca juga: Aplikasi TraceTogether Akan Diinstal di Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Indonesia

Sebelumnya, Menkominfo memperkenalkan aplikasi ini dengan nama TraceTogether, nama yang sama dengan aplikasi besutan pemerintah Singapura.

PeduliLindungi akan dipasang ke ponsel milik pasien positif Covid-19 yang kemudian akan mencatat pergerakan pasien tersebut selama 14 hari ke belakang.

Aplikasi ini akan mendeteksi nomor ponsel yang pernah berada di sekitar pasien positif Covid-19 tersebut.

Orang-orang yang terdeteksi pernah berada di sekitar atau satu lokasi dengan pasien positif akan mendapatkan notifikasi atau peringatan melalui SMS blast. Kemudian, penerima notifikasi harus menjalankan protokol orang dalam pengawasan (ODP).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X