BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan OPPO

Kiat Jadi Fotografer Pro Berbekal Kamera Ponsel

Kompas.com - 27/03/2020, 20:09 WIB
Ilustrasi fotografi. Shutterstock.Ilustrasi fotografi.
Penulis Agung Dwi E
|

KOMPAS.com - Dalam tiga tahun terakhir, teknologi kamera di ponsel pintar semakin canggih.
Smartphone kini tak lagi dilengkapi satu atau dua lensa kamera saja. Resolusi hasil dari kamera ponsel pun semakin besar. Alhasil, foto bidikan yang dihasilkan makin setara dengan kamera profesional.

Dimas Rachmadan, fotografer di salah satu media nasional, mengamini potensi mobile photography—sebutan fotografi berbasis ponsel. Selain karena teknologinya yang semakin moncer, kamera ponsel punya keunggulan-keunggulan yang tak dipunyai kamera DSLR.

“Karena menyatu dengan ponsel, kita mudah membawa ke mana-mana. Karena itu pula, kita bisa menangkap momen-momen spontan yang enggak terduga sama sekali. Angle-angle yang tidak biasa juga bisa didapat dari kamera smartphone. Ini kelebihan yang enggak ada di kamera DSLR,” kata Dimas kepada Kompas.com saat ditanya beberapa waktu lalu.

Ia pun mengaku, foto-foto unik yang ia dapat pada momen tertentu justru berasal dari kamera ponselnya, bukan dari kamera DSLR.

Bahkan, katanya lagi, tak sedikit pula uang tambahan bisa didapat dari foto-foto yang diambil dari smartphone.

“Sekarang ini (juga) justru banyak lomba mobile photography. Hadiahnya lumayan. Lomba itu juga bisa untuk mengukur skill mobile photography kita,” ujarnya lagi.

Baca juga: Fotografer Darwis Triadi Jepret Objek Pakai Oppo Reno3, Hasilnya?

Selain mengikuti lomba fotografi berbasis ponsel, seorang mobile photographer bisa mendapatkan penghasilan dengan menjual foto-foto di situs stock photo, seperti iStock atau Shutterstock.

Enggak berhenti di situ saja, seorang mobile photographer bisa pula menjual kemahirannya memotret kepada klien. Contohnya saja, memotret produk, memotret makanan, dan bahkan memotret untuk pre-wedding.

“Semakin canggih teknologi kamera ponsel, potensi profesi mobile photographer untuk menghasilkan uang semakin besar pula,” kata Dimas lagi.

Menjadi pro dengan kamera ponsel

Menjadi seorang pro dengan kamera ponsel butuh latihan terus-menerus, sama seperti fotografer dengan kamera DSLR.

Tujuannya, biar foto yang dihasilkan makin bagus dan mampu meningkatkan personal brand dari seorang fotografer ponsel.

Hasil foto bagus dan personal brand menjadi dua kunci untuk sukses sebagai seorang fotografer ponsel. Sebab, bila dua kunci ini sudah oke, rupiah pun akan datang sendiri.

Lantas, bagaimana cara menjadi seorang mobile photographer profesional? Meski tidak ada jalan pintas, menjadi pro dengan kamera ponsel bisa dilakukan dengan menjalankan langkah-langkah ini.

Baca juga: Begini Hasil Jepretan Kamera Ponsel Oppo Reno3

Ilustrasi fotografi ponsel.Shutterstock. Ilustrasi fotografi ponsel.

1. Pelajari teknik pengambilan gambar

Sering belajar akan menyempurnakan karya dan skill . Bisa dimulai dengan belajar teknik-teknik memotret yang bagus dan berimprovisasi. Misalnya saja, teknik memaksimalkan cahaya, komposisi, sudut pandang atau angle, serta mematangkan konsep dan ide.

Selain itu, pelajari pula fitur-fitur atau tools yang tersedia di ponsel. Fitur-fitur tadi bisa memaksimalkan gambar yang dihasilkan.

“Ambil foto sebanyak mungkin. Maksimalkan tools yang tersedia. Gunakan aplikasi yang mendukung proses editing, baik bawaan maupun download lagi,” Dimas menyarankan.

2. Gabung grup atau komunitas

Seiring perkembangan mobile photography, komunitas maupun grup pegiat fotografi ponsel pun makin banyak. Bergabung dengan komunitas bisa membantu untuk menimba ilmu.

Komunitas juga membantu memperbanyak jejaring dan relasi. Siapa tahu, dari relasi ini, klien pertama bisa didapat.

Baca juga: Ludes Dipesan, Oppo Buka Lagi Pre-order Reno3 di Indonesia

3. Ikuti lomba fotografi ponsel

Lomba fotografi ponsel juga makin banyak saat ini. Lomba ini bisa diikuti untuk mengukur skill dan seberapa bagus foto yang telah dihasilkan karena biasanya juri-juri lomba ini berasal dari fotografer yang sudah banyak makan asam garam.

Perbarui terus informasi lomba-lomba fotografi ponsel. Keberhasilan di lomba ini juga turut menaikkan personal brand sebagai seorang fotografer ponsel.

Selain itu, mengikuti lomba juga bisa memotivasi untuk terus berkembang dalam menghasilkan foto bagus.

4. Bikin portofolio di Instagram

Sama seperti pekerja kreatif lainnya, portofolio sangat penting untuk menunjang profesi fotografer ponsel. Karya-karya di portofolio akan menarik calon klien.

Semakin bagus karya foto di portofolio, semakin besar calon klien tertarik, dan semakin besar pula kesempatan mendapatkan rupiah. Portofolio juga bisa mendongkrak personal brand.

Instagram bisa dimanfaatkan sebagai ajang pamer portofolio. Situs jejaring sosial berbagi foto ini sangat efektif untuk meningkatkan personal brand. Jangan lupa, postingan dan feed di Instagram harus berkonsep.

5. Lengkapi peralatan tambahan

Memang keunggulan kamera ponsel terletak pada kepraktisannya. Namun, bukan berarti peralatan tambahan tidak dibutuhkan.

Seperti fotografer dengan kamera DSLR, fotografer ponsel tetap membutuhkan gear tambahan untuk menunjang pekerjaan, seperti tripod, lighting tambahan, pembersih ponsel dan lensa, serta laptop. Peralatan tambahan ini bisa membantu menghasilkan foto istimewa.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Lengkap Oppo Reno 3 di Indonesia

6. Gunakan smartphone dengan kamera supercanggih

Pilihan smartphone sebagai gear utama akan menentukan seberapa istimewa foto yang dihasilkan seorang mobile photographer.

Saat ini, memang sudah banyak jenama yang membekali ponsel dengan berbagai spesifikasi kamera dan fitur fotografi.

Meski begitu, tidak ada salahnya memilih smartphone dengan kamera dan fitur fotografi terbaik agar bisa menghasilkan foto yang lebih maksimal.

Ingat, smartphone yang dilengkapi kamera supercanggih akan memudahkan kerja seorang fotografer ponsel.

Nah, untuk menunjang profesi fotografer ponsel, smartphone Oppo Reno3 bisa menjadi pilihan. Memotret menggunakan ponsel terbaru dari Oppo ini akan terasa seamless dan hasil yang didapat menjadi istimewa.

Oppo Reno3 sudah dibekali 5 kamera. Empat kamera belakang Oppo Reno3 terdiri dari kamera utama 48 MP, kamera telephoto 13 MP, kamera ultra-wide 8 MP, dan kamera mono 2 MP. Sementara, kamera depan sudah beresolusi jumbo 44 MP dan dilengkapi fitur Ultra Night Selfie.

Baca juga: Mengukir Sejarah Baru, OPPO Reno3 Hadir dengan Kekuatan Kamera 108MP

Selain itu, Oppo Reno3 juga dilengkapi fitur-fitur yang bakal memanjakan fotografer ponsel. Fitur Ultra Clear 108MP Image di ponsel ini bisa menghasilkan foto dengan resolusi tinggi dan kaya warna.

Ultra Clear 108MP Image merupakan inovasi baru yang bisa menangkap setiap detail foto, baik itu wajah, pemandangan, bahkan tulisan terkecil pun.

Contoh hasil jepretan Reno3 bisa dilihat di Gedung Veteran RI. Siapa sangka, foto sebesar itu ternyata dihasilkan dari kamera Oppo Reno3.

Fitur Super Macro 3cm juga tak kalah hebat. Fitur ini membantu fotografer ponsel mengambil obyek dengan jarak terdekat dan detail akan terlihat tajam sama seperti obyek berukuran normal.

Untuk mengambil foto jarak jauh, kamera Oppo Reno3 sudah dibekali fitur 5X Hybrid Zoom. Kualitas foto yang dihasilkan akan tetap jelas dan jernih, meski diambil dari jarak yang cukup jauh karena keempat kamera belakang Reno3 akan bekerja sama menghasilkan perbesaran optikal 2x – 5x serta perbesaran digital hingga 20x.

Masih ada fitur Ultra Wide Angle, Ultra Dark Mode, dan Oppo Screen Image Engine (OSIE) yang makin memudahkan kerja fotografer. Dengan satu Oppo Reno3, lensa tambahan sudah tidak diperlukan karena spesifikasi dan fitur-fiturnya sudah sangat bagus untuk menghasilkan foto sekelas kamera DSLR.

Nah, bagaimana? Sudah mulai tertarik menjadi mobile photographer menggunakan Oppo Reno3?


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya