Facebook Pay Siap Hadir di Indonesia, Gandeng Fintech Lokal

Kompas.com - 21/04/2020, 08:30 WIB
Ilustrasi Facebook The telegraphIlustrasi Facebook

KOMPAS.com -  Facebook dikabarkan tengah mengajukan izin ke Bank Indonesia untuk meluncurkan sistem pembayaran digital, Facebook Pay di Indonesia. Kehadiran Facebook Pay di Indonesia disebut bakal menggandeng tiga perusahaan dompet digital lokal.

Menurut kabar yang beredar, ketiga perusahaan dompet digital (fintech) di Indonesia yang dimaksud adalah GoPay, Ovo, dan LinkAja.

Seorang juru bicara Facebook ketika dikonfirmasi tentang kehadiran Facebook Pay di Indonesia, mengatakan bahwa pihaknya memang tengah membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadirkan Facebook Pay di Indonesia.

Baca juga: Resmi Hadir di Indonesia, Samsung Pay Gandeng Dana dan GoPay

“Kami sedang melakukan pembicaraan dan berdiskusi terkait hal itu dengan perusahaan fintech di Indonesia," kata juru bicara Facebook.

Siste pembayaran Facebook Pay di aplikasi Facebook.Facebook Siste pembayaran Facebook Pay di aplikasi Facebook.
Ovo sebagai salah satu fintech yang dikabarkan bakal digandeng Facebook, menanggapi kabar itu secara diplomatis.

Lewat CEO-nya, Jason Thompson, Ovo mengatakan bahwa perusahaan akan terus melakukan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Facebook, guna meningkatkan transaksi digital.

Sementara Asisten Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, mengatakan bahwa perusahaan fintech lokal telah membahas Facebook Pay dengan regulator, untuk mendapatkan izin bermitra dengan Facebook.

“Sejauh ini belum ada yang mengajukan aplikasi, namun beberapa dari mereka (perusahaan fintech digital lokal) baru-baru ini telah berdiskusi saat rapat konsultasi dengan Bank Indonesia," kata Hendarta.

Apabila disetujui, Facebook Pay dapat menambah deretan sitem pembayaran digital di Indonesia, seperti Samsung Pay dan WeChat Pay yang baru-baru ini juga diluncurkan di Indonesia, dengan menggandeng perusahaan fintech lokal.

Baca juga: WeChat Pay Kini Sudah Resmi di Indonesia

Facebook Pay sendiri diluncurkan pada November 2019, dan bisa digunakan di lintas platform milik Facebook Inc., yakni Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Lewat platform ini, pengguna dapat melakukan pembayaran secara online tanpa harus keluar dari aplikasi.

Facebook mengatakan bahwa sistem pembayaran digital ini akan diekspansi secara lebih luas ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang merupakan salah satu pasar terbesar di dunia untuk Facebook dan WhatsApp, yang mencakup lebih dari 100 juta pengguna.

Diskusi tentang Facebook Pay di Indonesia juga telah dilakukan Facebook dengan perusahaan-perusahaan fintech di Indonesia sejak Agustus 2019 lalu, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Reuters, Selasa (21/4/2020).

"Sistem pembayaran digital ini akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan bisnis," kata juru bicara Facebook.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X