Facebook Umumkan Messenger Rooms, Bisa Video Call hingga 50 Orang

Kompas.com - 25/04/2020, 11:38 WIB
Messenger Room The VergeMessenger Room

KOMPAS.com - Tak mau kalah dengan Zoom, Facebook merilis produk percakapan video baru bernama Messenger Rooms yang bisa menampung banyak orang dalam satu video konferensi. Platform tersebut bisa menampung video telekonferensi hingga 50 orang.

Messenger Rooms diumumkan langsung oleh sang CEO, Mark Zuckerberg, dalam sebuah siaran langsung yang dipancarkan secara online.

"Kehadiran pesan video bukan hal baru bagi kami. Namun, itu adalah area yang ingin kami perdalam dan hal itu sesuai dengan tema kami secara umum," jelas Zuckerberg.

Tema yang dimaksud adalah fokus untuk membuat fitur perpesanan lebih pribadi ketimbang publik seperti yang selama ini dilakukan Facebook dan Instagram.

Zuckerberg ingin membuat fitur di Facebook maupun Instagram yang membantu orang-orang menemukan kelompok kecil mereka, lalu berkomunikasi lebih intim melalui platform perpesanan pribadi seperti Messenger Rooms.

Messenger Rooms bisa diakses melalui Facebook atau aplikasi Messenger. Fitur ini sudah tersedia di Facebook di hampir sebagian besar negara. Namun, ketersediaannya di aplikasi Messenger baru akan bergulir dalam beberapa pekan ke depan.

Nantinya, penyelenggara video konferensi bisa menentukan apakah ingin membuka telekonferensi secara publik atau ingin menguncinya dengan peserta-peserta undangan saja. Peserta yang bergabung tidak harus memiliki akun Facebook.

Sama seperti Zoom atau Skype, mereka bisa langsung bergabung ke Messenger Rooms lewat tautan yang dikirim pengundang. Penyelenggara atau admin telekonferensi bisa menghapus peserta kapan saja dan bisa melaporkan peserta ke Facebook jika dinilai berperilaku buruk.

Baca juga: Panduan Aman untuk Peserta dan Admin Meeting Online via Zoom

Di Messenger Rooms, pengguna bisa menggunakan filter AR (augmented reality). Bisa juga mengganti background video seperti Zoom. Menariknya, Messenger Rooms memiliki opsi background 360 derajat sehingga menimbulkan efek 3D.

Messenger RoomThe Verge Messenger Room
Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Sabtu (25/4/2020), semua panggilan Rooms tidak terenkripsi secara end-to-end seperti WhatsApp. Namun, Facebook mengklaim tidak akan melihat atau mendengar percakapan yang dilakukan penggunanya.

Ke depannya, Rooms akan merambah ke platfom lain, yakni Instagram Direct, WhatsApp, dan Portal. Seperti dikatakan Zuckerberg, Facebook akan menambah fitur-fitur baru di video perpesanan.

Baca juga: Mirip Zoom, Google Meet Kini Bisa Tampilkan 16 Orang Sekaligus

Selain merilis Rooms, Facebook Live juga mendapat fitur baru yakni Live With. Fitur ini mirip yang sudah ada di Instagram, di mana pengguna bisa mengajak pengguna lain untuk siaran langsung bersama.

Stiker donasi yang sudah ada di Instagram juga akan tersedia saat siaran langsung. Hal ini akan memudahkan penggalangan dana melalui Facebook Live.

Instagram Live juga mendapat pembaruan. Nantinya, pengguna bisa mengunggah siaran langsung di IGTV maupun Instagram Story setelah mereka selesai mengadakan Live Streaming.

Sementara untuk pengguna perangkat Portal, kini bisa melakukan siaran langsung di laman atau grup Facebook.

Portal adalah hardware yang diluncurkan Facebook tahun lalu. Aksesori ini dihubungkan dengan televisi untuk melakukan video chatting. (Baca juga: Facebook Luncurkan Portal TV untuk Streaming dan Video Chat)

Zuckerberg juga mengumumkan WhatsApp Video Call bisa menampung hingga delapan orang. Selama ini, fitur tersebut hanya bisa menampung maksimal empat orang.

Baca juga: WhatsApp Bisa Video Call 8 Orang Sekaligus, Begini Caranya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X