Kompas.com - 26/05/2020, 11:03 WIB

KOMPAS.com - Peneliti gabungan dari Universitas Monash Australia, Swinburn, dan RMIT menciptakan rekor kecepatan internet terbaru.

Dalam publikasi mereka yang berjudul Nature Communications, disebutkan bahwa riset yang mereka lakukan bisa menghasilkan kecepatan internet hingga 44,2 Tbps, dan diklaim sebagai kecepatan internet terkencang di dunia yang bisa dicapai saat ini.

Secara teori, kecepatan tersebut mampu mengunduh lebih dari 50 hingga 100 GB video Blu-ray resolusi Ultra HD, atau 1.000 video dengan resolusi tinggi dalam satu detik.

Dr Bill Corcoran, peneliti dari Universitas Monash yang terlibat dalam penelitian ini mengatakan bahwa kecepatan internet ini tidak semata-mata akan memanjakan sektor hiburan yang menyuguhkan video.

Baca juga: Inilah Daftar 10 Smartphone Terkencang April 2020 Versi AnTuTu

"Data ini bisa digunakan untuk mobil swakemudi dan transportasi masa depan, serta membantu industri pengobatan, pendidikan, keuangan, e-commerce, dan menemani cucu kita membaca dari jarak yang sangat jauh" kata Corcoran.

Ini adalah rekor baru, di mana sebelummya rekor kecepatan internet yang dicatatkan mencapai 30,1 Tbps. Para peneliti menggunakan teknologi micro-comb buatan Universitas Swinburn.

Teknologi tersebut bisa menggantikan 80 laser yang terpisah di dalam kabel optis, dengan chip tunggal, sehingga memungkinkan transmisi data lebih efisien. Micro-chip diletakan di dalam serat kabel. Menurut peneliti, cara ini baru pertama kalinya diuji-cobakan.

Tes ini dilakukan dengan menggunakan jaringan fiber optis yang khusus digunakan untuk penelitian dan pendidikan. Transmisinya dikirim dari laboratorium RMIT di pusat bisnis Melbourne, ke Universitas Monash di Clayton yang terpisah jarak 76 kilometer.

Dalam kecepaatan paling maksimal, teknologi ini diklaim bisa menampung data yang dikirim 1,8 juta penduduk di Melbourne dalam satu waktu, dan miliaran pengguna di seluruh dunia dengan kecepatan paling rendah.

Baca juga: Internet di Berbagai Belahan Dunia Melambat Sejak Wabah Virus Corona

Corcoran mengatakan, dalam jangka waktu lama, timnya berharap bisa membuat chip fotonik terintegrasi yang memungkinkan kecepatan data semacam ini digunakan oleh seluruh kabel optis yang ada, dengan biaya lebih murah.

"Untuk tahap awal, penemuan ini akan menarik untuk komunikasi antar pusat data berkecepatan sangat tinggi," jelas Corcoran, dihimpun KompasTekno dari Science Daily, Rabu (26/5/2020).

"Kita bisa membayangkan teknologi ini menjadi cukup murah dan ringkas, sehingga bisa digunakan untuk sektor komersil oleh masyarakat umum di seluruh dunia," pungkas Corcoran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link dan Cara Membuat Twitter Wrapped untuk Rangkum Twit yang Pernah Diunggah

Link dan Cara Membuat Twitter Wrapped untuk Rangkum Twit yang Pernah Diunggah

Internet
Terakhir Hari Ini, Berikut Link dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

Terakhir Hari Ini, Berikut Link dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

e-Business
Elon Musk Pecat Petinggi Twitter karena Berupaya Kendalikan Dialog Publik

Elon Musk Pecat Petinggi Twitter karena Berupaya Kendalikan Dialog Publik

e-Business
10 Video Terpopuler di YouTube Indonesia Sepanjang 2022

10 Video Terpopuler di YouTube Indonesia Sepanjang 2022

Internet
Kunci Rahasia Android Bocor, HP Samsung Rentan Disusupi Malware

Kunci Rahasia Android Bocor, HP Samsung Rentan Disusupi Malware

Software
Seperti Smartphone, Bola Piala Dunia Qatar Harus Dicas Sebelum Dipakai

Seperti Smartphone, Bola Piala Dunia Qatar Harus Dicas Sebelum Dipakai

Gadget
[POPULER TEKNO] Misteri Kematian 3 Bos Kripto | Penampakan Ponsel Lipat Oppo Find N2 Flip | Adu Spesifikasi Xiaomi 12T Vs Xiaomi 11T

[POPULER TEKNO] Misteri Kematian 3 Bos Kripto | Penampakan Ponsel Lipat Oppo Find N2 Flip | Adu Spesifikasi Xiaomi 12T Vs Xiaomi 11T

Internet
Link Download Twibbon Hari Penerbangan Sipil Internasional 2022 dan Cara Pakainya

Link Download Twibbon Hari Penerbangan Sipil Internasional 2022 dan Cara Pakainya

Internet
Cara Mengatur Format Teks di Microsoft Word

Cara Mengatur Format Teks di Microsoft Word

Software
Cara Mengatur Format Jam di Microsoft Excel

Cara Mengatur Format Jam di Microsoft Excel

Software
Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru Desember 2022, Diskon Hingga Rp 250.000

Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru Desember 2022, Diskon Hingga Rp 250.000

Gadget
Penampakan Ponsel Lipat Oppo Find N2 Flip, Mirip Galaxy Z Flip

Penampakan Ponsel Lipat Oppo Find N2 Flip, Mirip Galaxy Z Flip

Gadget
Kominfo Tata Ulang Frekuensi 2,1 GHz yang Dilelang ke Telkomsel

Kominfo Tata Ulang Frekuensi 2,1 GHz yang Dilelang ke Telkomsel

e-Business
Twitter Dibanjiri Ujaran Kebencian Sejak Ada Elon Musk

Twitter Dibanjiri Ujaran Kebencian Sejak Ada Elon Musk

Software
Link Tes Seberapa Menyenangkan Diri Anda yang Ramai di Twitter, Sudah Coba?

Link Tes Seberapa Menyenangkan Diri Anda yang Ramai di Twitter, Sudah Coba?

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.