ARM "Bocorkan" Performa CPU dan GPU Ponsel Android Keluaran 2021

Kompas.com - 31/05/2020, 17:07 WIB
CPU ARM Cortex-A78 dan ARM Cortex-X1. ARMCPU ARM Cortex-A78 dan ARM Cortex-X1.

KOMPAS.com - Produsen CPU mobile, ARM memberikan kisi-kisi desain prosesor yang akan dipasang di chipset ponsel Android keluaran 2021, yakni Cortex A-78 dan Cortex-X1.

Cortex A-78 diklaim ARM memiliki peningkatan yang signifikan dibanding pendahulunya, Cortex A-77. Sementara Cortex-X1 merupakan lini baru yang mengedepankan performa.

Menurut ARM, jika Cortex-A78 dibandingkan dengan prosesor lain dengan TDP yang sama, Cortex A-78 memiliki daya pemrosesan 20 persen lebih tinggi, namun lebih hemat konsumsi daya hingga 50 persen.

TDP atau Thermal Design Power adalah daya maksimum yang dipakai ketika CPU menjalankan aplikasi, tanpa melampaui batas panasnya.

Baca juga: YouTuber Masak Telur dan Rebus Air di Atas CPU Komputer

Ukuran Cortex A-78 juga akan lebih kecil, diklaim lebih hemat tempat 15 persen dengan konfigurasi chipset octa-core 4 Cortex-A78 dan 4 Cortex-A55.

Konfigurasi tersebut adalah big.LITTLE yang disinyalir masih akan digunakan. Pasalnya, ARM hingga kini belum mengumumkan pengganti dari CPU high eficiency Cortex A-55.

Beralih ke Cortex X-1, ini adalah lini baru CPU custom buatan ARM yang mengutamakan performa.

Desain core-nya merupakan hasil dari program CXC, di mana pabrikan tersebut berkolaborasi dengan rekanan untuk membuat custom core.

Cortex-X1 memiliki performa puncak 30 persen lebih tinggi dibanding Cortex-A77 dan diklaim 23 persen lebih kencang dibanding Cortex-A78.

Kinerja itu bisa dicapai karena ukuran X1 lebih besar, yang otomatis juga baka memakan daya lebih besar pula, dibandingkan A78.

Karena itu, kecil kemungkinannya Cortex-X1 akan dipasang sebagai multi-core di chipset smartphone.

Dikutip KompasTekno dari GSM Arena, Minggu (31/5/2020), kemungkinan besar kombinasi yang akan dipakai adalah satu Cortex-X1 dipadankan dengan tiga Cortex-A78, atau A5x untuk menangani tugas-tugas ringan.

Baca juga: ARM Kembali Lisensikan Teknologi Chip ke Huawei

Sementara dari sisi pengolah grafis ( GPU), ARM mengumumkan Mali-78 dan G68.

Mali-G-78 memiliki basis arsitektur Valhalla Mali-G77, namun dalam beberapa skenario lebih kencang 25 persen dan mendukung desain core hingga 24.

Performa game yang dijalankan dengan Mali G-78 diklaim akan mengalami peningkatan 17 persen.

Sedangkan Mali-G68 mewarisi semua fitur Mali G-78 namun hanya mendukung desain core yang lebih sedikit. Ukurannya juga lebih kecil dan lebih efisien.



Sumber GSM Arena
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X